Sep 10, 2018

Teknologi Untuk Mengefisienkan Pengolahan Sampah oleh Bayu Indrawan

Masih tercampurnya berbagai sampah di Indonesia dari masyarakat yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir membuat Bayu Indrawan mengaplikasikan teknologi yang cepat dan efisien mengolah sampah. Tanpa perlu pemilahan yang njlimet, sampah-sampah itu dipresto dan berubah menjadi barang bernilai. Itu hanya salah satu jurusnya dalam mengelola sampah di Indonesia.

Seiring pertumbuhan penduduk, jumlah sampah pun meningkat dari waktu ke waktu. Tidak di kota atau desa, sampah sejatinya diam-diam mulai menebar ancamannya. Di kampung saya di pelosok Bantul, DI Yogyakarta, sampah mulai dikelola secara profesional. Hal yang tak terpikirkan sepuluh tahun silam.

Beberapa warga yang buang sampah di sungai menjadi pemicu. Lahan menyempit seiring bertambahnya penduduk membuat warga tak lagi leluasa membuat lubang tempat sampah di pekarangan.

Sementara di Condet, Jakarta Timur, tempat saya tinggal, spanduk untuk tidak buang sampah semba-rangan dipasang di beberapa tempat yang biasa dijadikan tempat buang sampah warga tak bertanggung jawab. Lengkap dengan sanksi yang berupa besaran denda atau kurungan penjara. Namun hasilnya tak mangkus. Justru spanduk itu yang lama kelamaan hilang, sementara sampah di situ tetap saja menumpuk.

Jika kita jeli, terlihat plastik mendominasi tumpukan sampah itu. Bendayang sebetulnya sudah populer pada pertengahan abad ke-19 dan ditemukan oleh Alexander Parkes, ahli kimia kelahiran Birmingham, Inggris, pada 29 Desember 1813, ini memang praktis sebagai wadah. Ada dua jenis kantung plastik yang umum digunakan. Tipe HDPE (High Density Polyethylene) dan LDPE (Low Density Polyethylene).

Ciri utama plastik HDPE tahan terhadap panas dengan ketebalan 0,015 mm sampai dengan 0,150 mm. Plastik jenis ini banyak sekali digunakan sebagai kantong minyak dan pembungkus makanan yang berkuah. Sedangkan LDPE (Low Density Polyethylene) berbahan fleksibel dengan kekuatan remas. Jenis ini yang biasanya di Indonesia dikenal dengan nama kantong kresek. Fungsi lainnya plastik LDPE digunakan sebagai pembungkus roti atau plastik sampah.

Di sela atau di dalam kantong plastik itu terserak sampah or-ganik. Entah sisa makanan atau bahan mentah makanan. Kom-posisi sampah seperti inilah yang kemudian diangkut petugas sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Cara lama tidak efisien


TPA yang ada di Indonesia kebanyakan masih mengandalkan pola pembuangan konvensional. Ditumpuk begitu saja. Sementara barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan "dijarah" para pemulung yang beroperasi di seputaran TPA tersebut.

Seperti TPA Bantargebang di Bekasi yang menampung sampah dari Jakarta. Jika hanya mengandalkan model pembuangan sampah saat ini, hanya menimbunnya saja, maka tempat seluas 110 ha itu akan penuh pada 2027.

Menurut Dr. Eng. Bayu Indrawan, SE., ST., MT, peneliti dan ahli di bidang pengolahan sampah dan energi terbarukan, penggunaan paradigma lama pengelolaan sampah (kumpul-angkut-buang) tak menyelesaikan permasalahan sampah secara menyeluruh. Dengan kata lain hanya memindahkan masalah yang akan menjadi bom waktu karena keterbatasan lahan. Seperti TPA Bantargebang tadi.

TPA Bantargebang menampung sampah dari Jakarta. Sebagai Ibu Kota Indonesia, Jakarta saat ini memproduksi sampah sekitar 8.000 ton per hari. Jika ditumpuk setinggi 1 meter luasnya lebih dari lima kali lapangan sepak bola. Bisa dibayangkan apabila tetap mempertahankan metode yang ada saat ini, berapa banyak lahan yang hams disediakan untuk menumpuk sampah yang ada setiap hari.

Pemda DKI bukannya menyadari hal itu. Teknologi seperti sanitary landfill diharapkan mampu memperpanjang usia pemakaian TPA. Juga adanya 'intermediate treatment facility' (ITF) yang akan menjadi kantong sampah sementara yang akan tersebar di sejumlah lokasi di Jakarta.


Namun langkah itu tetap saja menghasilkan tumpukan sampah. Menurut Bayu, hal itu tak lepas dari dua permasalahan teknis utama mengolah maupun memusnahkan sampah di Indonesia. Pertama, kondisi sampah yang masih tercampur. Kedua, kadar air tinggi (60-70%) karena komposisi sampah organik sangat tinggi.

Idealnya apabila sampah sudah terpisah dari sumber, pengolahan-nya akan menjadi mudah dengan mendaur ulang masing-masing jenis sampah. Apabila mengguna-kan metode konvensional dengan pembakaran langsung seperti insinerator (tungku bakar), proses tidak akan eflsien karena kadar air yang tinggi tersebut.

Karena itulah Bayu menawarkan cara yang bisa mengubah sampah menjadi produk yang bermanfaat. Cara ini dapat menghasilkan produk yang bisa dikonversikan untuk menutupi biaya pengolahan sampah tersebut. Salah satunya, menggunakan teknologi hidrotermal.

Bermula dari beasiswa

Tak hanya mengenyahkan sampah, teknologi hidrotermal diklaim Bayu bisa memberi nilai tambah pada sampah dengan produk ramah lingkungannya. Seperti yang sudah dibahas di rubrik "Tekno" Intisari Juni 2018, prinsip kerja teknologi ini serupa dengan prinsip kerja presto memasak. Jika presto memasak membuat tulang-tulang ayam atau tulang ikan menjadi lembut, presto hidortermal membuat sampah menjadi produk seperti sludge (lumpur) yang hitam, homogen (seragam), tidak bau seperti sampah pada umumnya (aroma seperti kopi), dan mudah untuk dikeringkan.

Teknologi hidrotermal dapat mengkonversi berbagai jenis limbah atau sampah menjadi produk yang bermanfaat, berupa energi biomassa, pupuk (cair dan padat), serta pakan ternak. Energi biomasa yang diha-silkan berupa bahan bakar padat se-tara batubara yang ramah lingkungan.

Bayu bercerita soal dirinya menekuni teknologi hidortermal ini. Awalnya, ia memperoleh tawar-an beasiswa untuk melanjutkan studi doktoralnya di Tokyo Institute of Technology (TIT) pada 2009. Yang menawarkan adalah Prof. Kunio Yoshikawa, salah satu profesor kondang di Jepang. Saat itu, Prof. Kunio sedang mengem-bangkan teknologi pengolahan sampah tercampur (nonsegregated waste). "Ini sangat cocok diimplementasikan di negara berkembang seperti Indonesia," kata Bayu.

Dibandingkan dengan teknologi pengolahan sampah lainnya seperti komposting, insinerasi (tungku bakar), atau gasifikasi, kecocokan hidrotermal untuk diaplikasikan di Indonesia terletak pada proses yang cepat, efektif, efisien, dan ramah lingkungan. Juga bisa menyelesai-kan masalah sampah dengan komprehensif karena mengkonversi sampah menjadi produk yang me-miliki nilai tambah tinggi.

Sementara dari sisi non teknis, masih belum tingginya perhatian beberapa pihak terkait dengan pengolahan akhir sampah perkota-an, khususnya pemerintah daerah. Kebanyakan permasalahan pengolahan sampah hanya dijadikan wacana tanpa ada langkah konkrit menuju perbaikan yang signifikan.

Bayu terus mengembangkan dan menyempurnakan teknologi ini. Teknologi hidrotermal sendiri saat ini telah diimplementasikan di beberapa negara Asia, seperti Jepang dan Tiongkok. Ketika akhir 2012 Bayu kembali ke Indonesia, ia mengimplementasikan teknologi hidrotermal ini di Summarecon Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Inilah proyek percontohan pertama di Indonesia untuk implementasi teknologi pengolahan sampah hidrotermal.

Limbah medis jadi perhatian

Misi besar Bayu dengan mengaplikasikan teknologi hidrotermal adalah ingin mengubah perhatian dan cara pandang masyarakat ter-hadap pengolahan sampah di TPA yang selama ini terkesan kumuh dan bau menjadi tempat sampah yang bersih dan dikelola dengan baik. Bahkan bisa dijadikan tempat rekreasi dan belajar. Memang, sudah ada beberapa TPA yang dikelola dengan baik, seperti TPA Bantar-gebang.

Proyek percontohan di Serpong, Banten itu diharapkan menjadi tolok ukur dan percontohan bagi semua pihak, baik Pemerintah Daerah maupun pengembang-pengembang kawasan lainnya di Indonesia. Jika pengembang besar bisa mengelola sampahnya dengan mandiri, maka beban Pemerintah pun akan berkurang.

Setelah sukses mengimplementasikan teknologi hidrotermal secara komersial untuk menyelesai-kan masalah sampah perkotaan, Bayu saat ini sedangberusaha meng-atasi permasalahan limbah medis. Kasus limbah medis yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar di Desa Panguragan We-tan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat menja¬di pelajaran betapa sembrononya mengelola sampah rumah sakit.

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menilai pembuangan limbah medis yang tergolong sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di tem-pat tak semestinya itu merupakan kejahatan yang luar biasa.

Persoalan sampah lain yang ingin ditangani Bayu adalah limbah perkebunan, khususnya limbah kelapa sawit, yaitu empty fruit bunch (tandan buah kosong). Limbah ini memiliki potensi sangat besar untuk diubah menjadi biomassa dan pupuk cair.

Potensinya tentu sangat besar mengingat Indonesia dikenal sebagai pengasil minyak sawit terbesar di dunia. Lahan sawit di Indonesia tercatat 14,03 juta ha, dengan total produksi 41,98 juta ton minyak sawit (data 2017).

Sedangkan untuk sampah plastik, Bayu sudah mempersiapkan jurus lain: teknologi pirolisis (lihat boks: Teknologi Pirolisis: Mengubah Plastik Menjadi Bahan Bakar Cair). Sebenarnya teknologi hidrotermal juga mampu mengolah plastik yang ter-campur dalam sampah tercampur menjadi biomassa (bahan bakar padat).

Semakin tinggi komposisi plastik maka semakin baik kualitas biomassa yang dihasilkan karena semakin tinggi nilai kalorinya. Namun, jika sampah plastik itu sudah terpisah lebih efektif menggunakan tekno¬logi pirolisis yang dapat mengkon-versikan sampah plastik menjadi bahan bakar cair yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Jurus-jurus Bayu dalam mena-klukkan sampah tadi memberikan perspektif baru dalam ujaran yang lawas: sampah bukan masalah, tapi berkah.

TEKNOLOGI PIROLISIS: MENGUBAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR CAIR

Dalam hai sampah plastik, Indonesia termasuk negara papan alas penyumbang sampah plaslik dunia. Menurut Kemenferiar Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KIHK), Indonesia masuk dalam peringkat kedua di dunia (187,2 juta ton) sebagai penghasil sampah plaslik ke laut setelah China (262,9 juta ton).
Jurus pengolahan sampah olaslik yang ditawarkan Bayu menggunakan mekanisme pirolisis. ini merupakan sebuah proses degradasi termal dengan cara mernanaskan plastik tanpa oksigen dalam kondisi tekanan atmosfir pada temperatur sekitar 370°C - 420°C. Pada temperatur tersebut plastik akan mencair dan berubah menjadi gas, sehingga rantai panjang hidrokarbon akan terpotong menjadi rantai pendek.

Berikutnya dilakukan proses pendinginan pada gas tersebut sehingga akan terkondensasi dan berubah menjadi cairan. Cairan inilah yang nantinya menjadi bahan bakar minyak, baik berupa minyak tanah, solar, maupun bensin. Selain itu dalam proses ini juga dihasilkan produk dalam bentuk gas yang dapat digunakan menjadi bahan bakar untuk tungku pembakaran dalam sistem tersebut maupun dimanfaatkan untuk aplikasi lainnya.

Beberapa parameter sangat berpengaruh terhadap kualitas produk bahan bakar minyak yang dihasilkan, antara lain jenis sampah plastik, temperatur, dan waktu proses. Untuk menghasilkan kualitas produk bahan bakar minyak yang lebih baik, maka dalam proses tersebut dibutuhkan katalis. 
Katalis dapat terbuat dari zeolit yang bisa didapatkan dengan mudah dan harga yang murah karena di Indonesia mempunyai potensi zeolit alam yang sangat banyak.

Kualitas produk yang dihasilkan dari proses pirolis dapat disesuaikan kebutuhan, bergantung kepada jenis raw material dan katalis. Bayu sudah membangun pilot commercial plant di BSD Serpong, Banten, sejak 2014 dengan ukuran reaktor 1 meter kubik.

Artikel dikutip dari Majalah Intisari yang ditulis oleh Yds Agus Surono
Selengkapnya → Teknologi Untuk Mengefisienkan Pengolahan Sampah oleh Bayu Indrawan

Sep 6, 2018

Definisi Data Digital dan Analog Data

Digital Data


Kata digital berasal dari kata digit dalam bahasa latin digitus. (Wiki Pedia)

Definisi : Data Digital adalah data yang mewakili data lainnya dengan memakai bahasa mesin tertentu yang bisa diinterpretasikan oleh berbagai macam teknologi. Yang menjadi landasan dasar dari sistem ini yaitu sistem biner, sebagai penyimpan informasi audio, video atau teks yang kompleks dalam serangkai karakter biner, secara tradisional adalah nilai nol dan nol, atau nilai "on" dan "of"

Salah satu kekuatan terbesar dari data digital adalah bahwa segala macam input analog yang sangat kompleks dapat ditunjukkan dengan sistem biner. Seiring dengan mikroprosessor yang lebih kecil dan pusat penyimpanan data yang lebih besar, model pengambilan informasi ini telah membantu pihak-pihak seperti bisnis dan lembaga pemerintah untuk mengeksplorasi batas-batas baru pengumpulan data dan untuk menghadirkan simulasi yang lebih mengesankan melalui antarmuka digital.

Digital Data Menurut Techopedia. Dari rancangan data digital primitif yang paling awal ke data biner yang baru, sangat canggih dan masif, data digital berusaha menangkap elemen dunia fisik dan mensimulasikannya untuk penggunaan teknologi. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara, namun dengan teknik khusus untuk menangkap berbagai peristiwa di dunia nyata dan mengubahnya menjadi bentuk digital.

Salah satu contoh sederhana adalah konversi adegan fisik ke gambar digital. Dengan cara ini, data digital baru agak mirip dengan sistem data lama yang mengubah tampilan fisik atau adegan menjadi film kimia. Salah satu perbedaan utama adalah data digital mencatat informasi visual ke peta bitmap, atau pixelated, yang menyimpan properti warna tertentu untuk setiap bit pada grid yang tepat dan canggih. Dengan menggunakan sistem transfer data sederhana yang mudah ini, citra digital dibuat. Teknik serupa digunakan untuk merekam stream audio dalam bentuk digital. 

Digital Data


Apa arti Data Analog?

Data analog adalah data yang diwakili secara fisik. Dimana data digital adalah satu set simbol individu, data analog disimpan di media fisik, apakah itu alur permukaan pada rekaman vinil, pita magnetik kaset VCR, atau media non-digital lainnya.

Salah satu gagasan besar di balik dunia teknologi yang berkembang pesat saat ini adalah bahwa banyak fenomena alam di dunia dapat diterjemahkan ke dalam teks digital, gambar, video, suara, dan Iain-lain. Misalnya, pergerakan fisik objek dapat dimodelkan dalam simulasi spasial, dan Audio dan video real-time dapat ditangkap dengan menggunakan berbagai sistem dan perangkat.

Data analog juga bisa dikenal sebagai data organik atau data dunia nyata.


Salah satu cara untuk mengkarakterisasi data analog adalah bahwa hal itu hanya ada tanpa diukur. Agar data analog dikonversi menjadi bentuk digital, data analog harus diambil dan diberikan dengan menggunakan teknologi tertentu. Biasanya, data digital menggunakan sistem biner sederhana untuk membangun kumpulan data yang mewakili input audio atau video.

Untuk satu contoh sederhana perbedaan antara data analog dan digital, pertimbangkan untuk memindahkan air. Data analog adalah permukaan air yang sebenarnya bergerak, yang indra manusia akan anggap sebagai perubahan gerakan fisik serta warna. tekstur dan bahkan bau air itu sendiri. Format digital akan mengubah gerakan fisik, sifat warna atau keduanya menjadi kumpulan data yang akan mensimulasikan properti ini di antarmuka perangkat keras, atau menyimpannya untuk tujuan penelitian.

Meskipun beberapa teknologi baru mungkin mengaburkan batas antara data analog dan data digital, sifat penting dari data analog akan selalu menjadi pola dasar dimana konversi digital berbasis. Dengan kata lain, sementara data digital dapat mensimulasikan dan membuat data analog, sangat terbatas kemampuannya untuk mengkombinasikan ulang data analog secara komprehensif.



Transmisi sinkron adalah metode transfer data yang ditandai oleh aliran data kontinyu dalam bentuk sinyal yang disertai sinyal waktu reguler yang dihasilkan oleh mekanisme clocking eksternal yang dimaksudkan untuk memastikan bahwa baik pengirim dan penerima disinkronkan satu sama lain..

Data dikirim sebagai frame atau paket dalam interval tetap.

Transmisi sinkron adalah transmisi sinyal dalam interval tetap berdasarkan sinyal clocking yang telah ditentukan dan dimaksudkan untuk transmisi data sensitif waktu yang konstan dan dapat diandalkan seperti VoIP dan streaming audio / video.

Metode transmisi ini digunakan ketika sejumlah besar data perlu ditransfer dengan cepat karena data ditransfer dalam blok besar, bukan karakter individu. Blok data diberi spasi dan dikelompokkan dalam interval reguler dan didahului oleh karakter sinkron yang digunakan perangkat remote decode dan digunakan untuk menyinkronkan koneksi antara titik akhir.

Setelah sinkronisasi selesai, transmisi bisa dimulai.


Transmisi asinkron adalah transmisi data dimana masing-masing karakter adalah unit mandiri dengan start dan stop bit sendiri dan interval yang tidak merata di antara keduanya.

Transmisi asinkron juga disebut sebagai transmisi start / stop.



Transmisi asinkron menggunakan bit start dan stop untuk menandakan bit awal dan akhir. Yang tambahan di awal dan akhir sebuah transmisi mengingatkan penerima untuk terjadinya karakter pertama dan karakter terakhir. Metode transmisi asinkron dikerahkan saat data dikirim sebagai paket yang bertentangan dengan arus padat. Bit start dan stop memiliki polaritas yang berlawanan, memungkinkan receiver untuk memahami saat paket kedua informasi telah dikirim.

Dua karakteristik utama yang spesifik untuk komunikasi asinkron adalah:

  • Setiap karakter didahului oleh bit awal dan diikuti oleh satu atau beberapa bit stop
  • Ruang antar karakter biasa terjadi
Selengkapnya → Definisi Data Digital dan Analog Data

Aug 25, 2018

MENGENAL DIGITAL SIGNATURE, Exploit Kits, Undetection Tool, Botnet Generator,

MENGENAL DIGITAL SIGNATURE

Mengecek keabsahan dari suatu software dan membangun kepercayaan pada pengguna software.

Saat ini, malware merupakan bisnis besar di dalam dunia kejahatan cyber. Banyaknya peredaran exploit kits, undetection tool atau botnet generator dapat membuat individu atau suatu kelompok dapat melakukan kejahatan cyber dengan mudah. Dengan adanya program-program jahat ini, pengguna komputer individu maupun enterprise pun bisa terancam.

Exploit Kits

Salah satu exploit kit yang terkenal, yaitu Siberia Exploit Pack. Siberia Exploit Pack merupakan kumpulan dari koleksi exploit dan malware. Dengan adanya koleksi ini, seseorang dapat dengan mudah mengeksploitasi suatu kelemahan dari sistem dengan meman-faatkan bugs pada aplikasi yang berja¬lan di sistem tersebut.
Aplikasi yang dapat dimanfaatkan oleh Siberia Exploit Pack, yaitu Adobe Reader. Rutin yang dilakukan exploit ini ialah Remote Code Execution. Hal ini mengakibatkan komputer yang dieks-ploitasi dapat mengeksekusi perintah berupa shellcode dari pihak asing.

Undetection Tool
Selain beredarnya program untuk melakukan penetrasi kejahatan cyber, undection tool atau malware crypter merupakan program pendukung untuk membuat suatu jenis malware tidak terdeteksi oleh antivirus.

RDG Tejon Crypter merupakan contoh crypter yang dapat melakukan rutin ini. Selain membuat malware tidak terdeteksi antivirus, crypter ini dapat menambah fitur proteksi bagi malware, seperti anti-debugging dan anti-emulator.

Botnet Generator

Salah satu yang membuat kejahatan cyber meningkat drastis, yaitu dengan adanya botnet generator, yaitu program otomatis bertujuan membuat botnet (trojan) untuk melakukan kejahatan cy¬ber. Zeus merupakan selebritis di antara botnet yang beredar saat ini. Dengan adanya Zeus, seseorang dapat melaku¬kan kejahatan cyber secara otomatis karena Zeus akan berusaha menyebar dengan cara melakukan phishing, seperti mengirim e-mail palsu dengan attachment berupa malware. Hal yang terpenting jika Anda telah terinfeksi Zeus maka aktivitas Anda akan dipan-tau dan dikirim ke attacker. Oleh karena itu, data-data pribadi seperti account e-mail, account e-banking atau account Facebook Anda pun dapat tercuri dan mungkin akan diperjualbelikan.

Selain selalu meng-update aplikasi yang digunakan dalam sistem operasi dan meng-update sistem operasi itu sendiri, berhati-hati dalam membuka attachment e-mail atau link yang tidak dikenal merupakan cara lain untuk menangkal menjadi korban kejahatan cyber.

Dengan banyaknya malware yang beredar melalui Internet inilah yang dapat membuat kepercayaan pengguna komputer turun dalam men-download suatu aplikasi, terutama jika aplikasi tersebut tidak jelas siapa pembuatnya, dan apakah originalitas aplikasi tersebut masih terjamin dan belum terinfeksi virus. Di sisi iain, bisnis software pun akan terancam karena banyaknya malware yang beredar di Internet sebagai aplikasi yang legit seperti antivirus.

Digital Signature
Microsoft Windows dan browser Internet seperti Mozilla Firefox dan Internet Explorer menggunakan teknologi yang disebut Authenticode, yang bertujuan untuk memverifikasi penerbit dari software dan mengecek integritas dari software yang selesai di-download. Pengecekan integritas ini bertujuan untuk memastikan software tidak rusak atau telah terinfeksi oleh virus. Jika Anda selesai men-download dan ingin menjalankan software yang tidak ter-dapat digital signature maka Anda akan menerima peringatan bahwa penerbit dari software adalah "Unidentified Pub-lisher", dan Anda harus mengonfirmasi untuk menjalankan software tersebut.

Bagi pengguna Internet, menjalankan software tanpa digital signature dapat berisiko terkena malware. Hal ini dise-babkan banyaknya malware yang ber-edar melalui Internet, terutama dengan memanfaatkan teknik social engineering alias teknik penipuan yang ditujukan bagi pengguna awam. Sebagai contoh, jika Anda membuka website berisi konten untuk melihat video streaming kemudian muncul konfirmasi download file dengan nama file seperti flashplayer. exe, bagi mereka yang mengetahui komputernya telah terinstai flash player, maka tentunya tidak akan mengonfir¬masi proses download tersebut.

Skenario penipuan yang sering terjadi ialah Anda menerima pesan yang berisi link dari kontak di Yahoo! Messenger. Link tersebut mempunyai nama yang dapat menarik perhatian, seperti nama foto yang berbau pornografi. Anda mungkin percaya link yang diberikan oleh teman Anda tersebut, padahal ke-mungkinan besar teman tersebut telah terinfeksi malware.

Teknik penyebaran yang digunakan malware ini bisa dibiiang cukup mudah, dengan mengirim sinyal tombol keyboard, yaitu Ctrl - End, untuk mendapatkan semua kontak di Yahoo! Messenger, mengirim isi pesan, dan mencari tombol Send. Oleh karena itu, jika mendapat laporan dari kontak yang memberitahu bahwa Anda mengirim pesan yang berisi link, Anda dapat menggunakan messenger lain sembari menunggu pembersihan komputer dari malware tesebut.

Bagi developer software yang bersifat shareware dan ditujukan untuk pengguna dari enterprise, digital signature dapat memberikan nilai positif bagi kepercayaan pengguna software. Sudah banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan untuk hanya menjalankan software yang mempunyai digital signature. Oleh karena itu, digital signature dapat menjadi suatu kebutuhan bagi kehidupan bisnis software.



User Account Control
Sejak zaman Windows Vista, Microsoft memperkenalkan teknologi baru yang disebut User Account Control (UAC). Dengan adanya UAC, lapisan untuk menghambat malware semakin bertambah. Sebagai contoh, jika pengguna komputer menjalankan file yang membutuhkan akses administrator maka UAC akan mengonfirmasi pengguna untuk menjalankan file tersebut. Isi konfirmasi juga berisi penerbit dari software tersebut.

Berikut tampilan UAC pada gambar 5, yaitu jika penerbit dari software mempunyai digital signature.
Authenticode

Microsoft telah mengadopsi teknologi Authenticode untuk mengetahui suatu program telah dikenali atau tidak untuk menghindari potensi dari ancaman malware. Authenticode dapat dikatakan suatu teknologi yang menggunakan digital certificate untuk mengidentifikasi integritas dari suatu software. Algoritma dari Authenticode mencakup Public Key Cryptography Standards (PKCS) #7 ,(PKCS} #10, X.509, dan Secure Hash Algorithm (SHA), serta Message Digest 5 (MD5). Selain itu, Pretty Good Privacy (PGP) merupakan teknologi yang juga sering digunakan untuk mengecek integritas dari suatu software.

Digital certificate sendiri biasanya terdapat pada digital signature. Digital signature-lah yang menjadi suatu penan-da pada software. Pada digital signature terdapat public key dan private key. Pembuat software akan menggunakan private key untuk meng-generate digital signature, sedangkan public key merupakan kunci yang digunakan oleh orang tain untuk memvalidasi keabsahan dari digital signature tersebut. Sederhananya, jika Anda ingm mengenkripsi suatu tu-lisan maka orang lain harus mempunyai cara untuk mendekripsi tulisan Anda. Namun, cara deksripsi ini dilakukan melalui Authenticode oleh Windows.
Secara garis besar, cara kerja dari membuar digital signature adalah:
  1. Buat penanda berupa hash seperti SHA.
  2. Enkripsi hash dengan private key.
  3. Hash yang telah terenkrpsi dan digital certificate dimasukkan ke dalam software.

Sedangkan proses dari memvalidasi dari digital signature, yaitu:
  1. Buat hash dari software.
  2. Dekripsi hash yang terenkripsi dengn menggunakan public key yang ter-dapat pada digital certificate.
  3. Bandingkan hasil dari hash hasil dekripsi dengan hash original yang terdapat pada digital certificate, jika cocok maka file dalam keadaan terjamin.

Membuat Digital Certificate
Untuk medapatkan digital certificate dapat diperoleh melalui empat layanan penyedia, yaitu Comodo, Globalsign, Thawte, dan Verisign.
Berikut harga dari masing-masing penyedia:
Lisensi 1 tahun:
  • Comodo: $179.
  • Globalsign: $229.
  • Thawte: $299.
  • Verisign: $499.

Setelah membeli digital certificate, Anda akan mendapatkan file private key (.pvk) dan file SPC (.spc) atau Anda juga hanya mendapatkan file berupa file .pfx. Tersedia juga lisensi dengan periode dua dan tiga tahun.
Perlu diingat, jika Anda kehilangan untuk digital certificate maka segeralah melapor ke penyedia layanan untuk mengantisipasi digital signature disalah-gunakan dan menghindari Anda meng-alami kesulitan untuk mendapatkan digital signature yang baru.
Code Signing Tools
Untuk membuat digital signature pada suatu software, diperlukan program yang disebut Code Signing Tools. Mic¬rosoft sendih mempunyai dua versi dari tools ini, yaitu tools yang disertakan pada Microsoft .NET Framework Soft¬ware Development Kit dan tool yang disertakan pada Microsoft Windows Software Development Kit (SDK). Pada versi pertama dari tools berisi:
  • signcode.exe, untuk menandai signa-ture pada software.
  • makecert.exe, untuk membuat digital certificate.
  • cert2spc.exe, untuk mengonversidigi-tal certificate menjadi format Soft¬ware Publisher Certificate (SPC).

Sedangkan pada versi kedua dari Microsoft berisi:
  • signtool.exe, untuk untuk menandai signature pada software.
  • makecert.exe. untuk membuat digital certificate.
  • cert2spc, untuk mengonversi digital certificate menjadi format SPC.
  • pvk2pfx.exe, untuk mengimpor pri-vate key dan SPC menjadi format .pfx yang akan digunakan oleh signtool. exe.


Perbedaan dari kedua tools ini adalah signcode.exe memerlukan dua file terpisah (.pvk dan .spc), sedangkan signtool.exe hanya memerlukan satu file saja, yaitu .pfx.
Membuat Digital Signature
Untuk membuat digital signature pada software cukup sederhana dan tergantung dari versi tools apa yang digunakan.
Sebagai contoh, Anda telah membeli digital certificate dan memperoleh file private key bernama mykey.pvk dan file SPC bernama mycert.spc atau file .pfx dengan nama mycert.pfx.
Cara pertama, yaitu dengan meng-gunakan signcode.exe:
  • Start - Run.
  • Ketik CMD dan klik OK.
  • Pada CMD, masuk ke lokasi folder dari signcode.
  • Ketik :

signcode.exe -t <timestamp URL>
- spc mycert.spc -v myfcey.pvk
"<lokasi software>"

Keterangan: 
  • Ganti <timestamp> dengan http:// timestamp.verisign.com/scripts/tim-stamp.dll, isi timestamp tergantung dari penyedia digital certificate.
  • Ganti <lokasi softwaro dengan path atau lokasi dari software yang ingin diberi digital signature.
Cara kedua, yaitu dengan menggunakan signtool.exe:
• Start - Run.
• Ketik CMD dan klik OK.
• Pada CMD, masuk ke lokasi folder dari signtool.
• Ketik:
signtool.exe sign ft mycert.pfx /p 
<password> ft <timestamp URL> /v 
"<lokasi software>"

Keterangan:
  • Ganti <password> dengan dengan password yang digunakan ketika membuat file mycert.pfx.
  • Ganti <timestamp> dengan http-.ll timestamp.verisign.com/scripts/tim-stamp.dll, isi timestamp tergantung dari penyedia digital certificate.
  • Ganti <lokasi softwaro dengan path atau lokasi dari software yang ingin diberi digital signature.
Menguji Digital Signature

Untuk menguji hasil yang telah dilakukan, Anda dapat kembali menggunakan signtool.exe, caranya dengan mengetik:

signtool verify /pa /v <lokasi softwares>

Jika output berupa nol maka proses yang Anda lakukan telah berjalan dengan lancar, namun output akan bernilai 1 jika proses membuat digital signature gagal.

Anda juga langsung mengecek digital signature pada software dengan cara klik kanan pada software dan pilih Properties. Ada tab baru yang bernama Digital Signatures. Silakan lihat Gambar 6.
Pada Signature list berisi informasi dari digital signature, yaitu Name of signer, E-mail address, dan Timestamp. Untuk E-mail address bersifat optional atau tidak wajib. Pada Timestamp berisi tanggal dan waktu saat proses digital signature dibuat.

Untuk melihat detail dari digital cer-tificates, klik tombol Details.

Kesimpulan

Dengan adanya digital signature, Anda dapat membangun kepercayaan kepada pengguna software bahwa software yang ditawarkan merupakan konten yang sudah absah. Dengan adanya digital signature pada suatu software, ibarat-nya software tersebut telah mendapat sertifikat aman untuk dijalankan.
Penyebaran malware atau virus pun akan terminimalisasi karena adanya pengecekan integritas dari software. Kemudian, tidak adanya pesan mencurigakan dari Microsoft Windows pada software saat hendak dijalankan, selesai proses download atau saat menjalankan software dengan akses Administrator. Silakan Anda bandingkan tampilan dari Gambar 4 dan Gambar 5.

Bagi developer software tertentu, menambah digital signature pada software akan berguna sehingga tidak dianggap malware oleh antivirus (false positive).
Selengkapnya → MENGENAL DIGITAL SIGNATURE, Exploit Kits, Undetection Tool, Botnet Generator,

Jul 31, 2018

Definisi Teknologi Informasi, Infrastruktur Teknologi Informasi, Brainware Teknologi Informasi, Brainware Teknologi Informasi, Profesi dalam Industri Komputer

Definisi Teknologi Informasi


Teknologi informasi merujuk pada seluruh bentuk teknologi yang digunakan untuk menciptakan. menyimpan, mengubah. dan menggunakan informasi dalam segala bentuknya (McKcown, 2001).
Teknologi Informasi merupakan sebuah bentuk umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, mengkomunikasikan, dan atau menyampaikan informasi (Williams, Sawyer, 2005).

Teknologi Informasi merupakan kombinasi teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) untuk mengolah dan menyimpan informasi dengan teknologi komunikasi untuk melakukan transmisi informasi (Martin, Brown, DeHayes. Hoffer, Perkins, 2005).
Dari definisi tersebut di atas ada dua hal penting, yaitu teknologi komputer dan teknologi komunikasi.

Kata komputer berasal dari bahasa Latin computere yang berarti menghitung atau dalam bahasa Inggris to cumpute. Dengan demikian menurut ejaan aslinya, komputer dapat definisikan sebagai alat hitung. Secara umum yang dimaksud dengan komputer menurut Elias M. Awad adalah alat hitung yang memproses data yang disajikan dalam bentuk data diskret (digital) dan data kontinyu (analog). Komputer adalah alat hitung elektronik yang mampu menginterpretasikan dan melaksanakan perintah-perintah terprogram untuk input, output, perhitungan, dan operasi-operasi logik (Larry Long & Nancy Long). Komputer adalah alat elektronik yang mampu melaksanakan tugas antara lain menerima input, memproses input sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahan, menyediakan output dalam bentuk informasi (Robert H. Blissmer). Komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memproscsnya dan menghasilkan output, bekerjanya dikendalikan oleh program yang tersimpan di dalam penyimpannya. Program tersebut dikenal dengan nama Sistem Operasi (Operating System) (Donald H. Sanders). Komputer adalah mesin multiguna yang dapat diprogram, yang menerima data (fakta-fakta dan gambar-gambar kasar) dan memproses atau memanipulasinya ke dalam informasi yang dapat kita gunakan (Williams, Sawyer. 2003). Jadi komputer adalah alat elektronik multiguna yang dapat menerima input data, mengolah data, menyimpan program dan hasil pengolahan data (informasi). mcnyajikan informasi, yang kerjanya dikendalikan oleh program yang tersimpan dalam penyimpannya dan bekerja secara otomatis.

Teknologi komunikasi atau teknologi telekomunikasi terdiri dari sistem dan peralatan elektromagnetis untuk berkomunikasi jarak jauh. Misalnya telepon, radio, televisi, dan TV kabel. Dengan adanya gabungan antara teknologi komputer dan teknologi tekekomunikasi maka orang dapat go online di Internet. Online berarti penggunaan komputer atau peralatan informasi yang dihubungkan lewat sebuah jaringan untuk mengakses informasi dan jasa dari peralatan informasi atau komputer lain.

Infrastruktur Teknologi Informasi

Infrastruktur teknologi informasi terdiri dari fasilitas-fasilitas fisik, jasa-jasa, dan manajemen yang mendukung seluruh sumberdaya komputasi dalam suatu organisasi. Komponen utamanya adalah perangkat keras komputer, perangkat lunak komputer, fasilitas jaringan dan komunikasi, database dan personalia teknologi informasi.

Brainware Teknologi Informasi

Brainware/Lifeware/Spesialis informasi adalah orang-orang yang bekerja di dalam bidang komputer (teknologi informasi) dan bidang yang berhubungan dengan komputer.


Profesi dalam Teknologi Informasi

Dalam teknologi informasi dikenal sepuluh buah profesi yang populer, yaitu Chief Information Officer (CIO), System Analyst, Programmer, Network Administrator, System Programmer, Database Administrator, Internet Site Specialist (Webmaster), Computer Operator, User Liaison, dan PC Specialist.

Chief Information Officer (CIO) adalah orang yang bertanggungjawab pada seluruh aktivitas pelayanan informasi dalam perusahaan. CIO seringkali merupakan Wakil Presiden (Vice President), seorang futuristik, memprediksi teknologi informasi apa yang akan menjadikan posisi perusahaan unggul dan mampu menggunakannya.

System Analyst (Analis Sistem) adalah orang yang pekerjaannya mcnganalisis, merancang dan mengimplementasikan sistem informasi. Pekerjaan tersebut meliputi pendefinisian masalah, studi kelayakan, analisis, perancangan (teknologi, model, input, output, database, kendali) secara umum, perancangan (teknologi, moder. input, output, database, kendali) secara rinci, implementasi dan pemeliharaan sistem informasi. Analis Sistem membuat program spesifik untuk programmer.

Programmer bertugas menyusun program berdasarkan spesifikasi program dari Analis Sistem. Program yang ditulis oleh programmer:
menggambarkan persoalan-persoalan tersebut kepada komputer.
memberitahukan kepada komputer bagaimana persoalan baru diselesaikan.
memberitahukan kepada komputer bagaimana cara untuk membuat laporan hasil komputerisasi. 

Karir seorang programmer dapat menjadi Manajer Programmer, bahkan dapat pula menjadi Analis Sistem.

Network Administrator bertugas merancang dan memelihara Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN). Pekerjaan ini meliputi pemilihan dan penginstalan perangkat lunak dan perangkat keras yang cocok, misalnya modem, router, front-end processor, dan memilih media transmisi.

System Programmer adalah orang yang pekerjaannya merancang, mengembangkan, memelihara, dan mengimplementasikan perangkat lunak sistem sebagai dasar dari operasi komputer secara umum.
Database Administrator bertugas merancang, menciptakan, dan memelihara database yang terintegrasi. Database Administrator mengkoor-dinasikan diskusi antara pemakai group untuk menjelaskan isi dan format database. Dengan demikian data yang redundan dapat diperkecil. Database Administrator juga bcrtanggungjawab atas integrasi dan keamanan database.

Webmaster (Internet Site Specialist) bertanggungjawab pada penciptaan dan pemeliharaan satu atau lebih situs internet. Webmaster, dengan menggunakan material sumber dan peralatan pengembangan dari perusahaan, menciptakan dan memelihara halaman World Wide Web (WWW).

Computer Operator (Operator Komputer) bertugas:
• melayani peralatan/instalasi komputer.
• melaksanakan pekerjaan sesuai dengan urutan prosedur yang telah ditetapkan.
• menyiapkan input data.
• Memasukan data ke komputer.
• Mengawasi peralatan-peralatan komputer.
• Menjadwal pekerjaan komputer.
User Liaison bersama Computer Specialist mengkoordinasikan semua aktivitas yang berhubungan dengan komputer dalam suatu bagian area fungsional.

PC Specialist dilatih dalam operasi dan fungsi PC dan berhubungan dengan perangkat keras. PC Specialist cakap dalam penggunaan dan aplikasi paket perangkat lunak PC, misalnya word processing, desktop publishing, komunikasi, spreadsheet, database, dan grafik presentasi.

Profesi dalam Industri Komputer

Dalam dunia industri komputer dikenal ada empat departemen, yaitu Departemen Design dan Manufacturing; Departemen Service, Maintenance, dan Install; Departemen Word dan Data Processing serta Departemen Sales, Marketing dan Retailing.

a.  Departemen Design dan Manufacturing
Departemen ini terbagi dua divisi, yaitu Divisi Software dan Divisi
Hardware.
1.  Devisi Software

a) Research & Planning Position

1) Consultant
2) Manager of Planning
3) Project Manager
4) System Analyst
5) Software Designer

b) Development Position

1) Consultant
2) Manager System Devision
3) Project Manager
4) Database Administrator
5) Chief Program
6) System Analyst
7) Network Analyst
8) Database Programmer
9) Communication Programmer
10) Contract Programmer
11) Scientific Programmer
12) Business Programmer
13) Technical Writer
14) Documentation Librarian
15) Coder

c) Maintenance Area

d) Production Area 

e)  Training Area

2 Devisi Hardware

a) Research & Development Position

1) Consultant
2) Manager Research & Developmc
3) Project Manager
4) Engineer
5) Designer

b) Production Area

1) Manager Area
2) Project Manager
3) Line Supervisor
4) Fabricator
5) Technician

b. Dcpartement Service, Maintenance dan Installation Departemen ini terdiri dari beberapa profesi, yaitu:

1. Technician
2. Technical Specialist
3. Field Engineer
4. Service Manager

c. Departcment Word dan Data Processing

Departemen ini terdiri dari beberapa profesi, yaitu:
1. Data Processing
2. Project Manager
3. EDP Auditor
4. Manager Computer Operation
5. Operator Administrator
6. Security Administrator
7. System Support Administrator
8. Operation Research Analyst
9. Capacity Planinning Analyst
10. Shift Supervisor
11. Key Punch Supervisor

a) Job Control Supervisor
b) Communication Specialist
c) Network Operator
d) CRT Operator
e) Tab Equipment Operator 
f)      Job Control Clerck
g) Librarian
h) Word Processing
i) Word Processing Operator
j)   Computer Typesetting Operator

d. Departement Sales, Marketing dan Retaining
Profesi yang ada di departemen ini antara lain:

1. Customer Representative
2. Sales/Marketing Engineer
3. Sales/Marketing Manager
4. Customer Support Representative
Selengkapnya → Definisi Teknologi Informasi, Infrastruktur Teknologi Informasi, Brainware Teknologi Informasi, Brainware Teknologi Informasi, Profesi dalam Industri Komputer

Jul 30, 2018

Sistem Strategis dan Perbaikan Berkelanjutan, Rekayasa Ulang Proses Bisnis

Sistem Strategis dan Perbaikan Berkelanjutan

Sistem strategis atau strategic system (Gallon, 1996) memberikan keunggulan strategis bagi organisasi, memudahkan organisasi dalam meningkatkan pangsa pasar. bernegosiasi secara lebih baik dengan pihak supplier, atau mencegah masuknya pesaing ke dalam wilayah perusahaan. Ada banyak sekali sistem strategis yang didukung EC. Contohnya, sistem pengiriman semalam yang dilakukan FedEx serta kemampuan sistem di dalam perusahaan tersebut untuk melacak status perjalanan dari tiap-tiap paket tunggal. Kebanyakan pesaing FedEx telah meniru sistem ini. Karena itu FedEx memidahkan sistem ke Internet. Karena pesaing-pesaingnya membuntuti dengan cepat, FedEx kemudian memperkenalkan aktivitas barunya yang lebih unggul.

Banyak perusahaan yang secara terus-menerus melaksanakan program dalam usahanya memperbaiki produktivitas dan kualitas. Misalnya, Dell Computers menerima ordernya secara elektronis dan segera memindah-kannya melalui perangkat lunak Enterprises Resources Planning dari SAP Corp. ke dalam operasi perakitan just-in- time. Intel melakuan pemantauan terhadap konsumsi produknya di 11 pelanggan terbesamya, menggunakan ekstranet dengan mode hampir seketika (real time), serta menentukan jadwal produksi dan pengiriman yang sesuai. Namun program perbaikan berkesinambungan mungkin tidak akan memadai di segala kesempatan sepanjang waktu. Tekanan-tekanan bisnis yang kuat membutuhkan perubahan radikal yang dapat disebut sebagai business process reengineering (BPR - rekayasa-ulang proses bisnis).

Rekayasa Ulang Proses Bisnis

Business process rengineering mengacu pada suatu inovasi utama dalam struktur organisasi serta cara dalam menjalankan bisnisnya. Dengan rekayasa ulang proses bisnis, dimensi teknologi, manusia, dan organisasi dalam perusahaan mungkin akan berubah (Hammer dan Chappy 1993). Lebih dari 70% perusahaan besar di AS mengklaim akan melaksanakan rekayasa ulang dalam beberapa hal.

Teknologi informasi, khususnya EC. memainkan peran utama dalam BPR. Misalnya, EDI memfasilitasi transaksi tanpa kertas secara cepat yang memungkinkan perusahaan mengurangi beberapa departemennya hingga sebanyak 80% (Kasus Ford dalam Hammer dan Chappy, 1993). Electronic commerce memberikan fleksibilitas dalam manufakturing, memungkinkan pengiriman ke pelanggan secara lebih cepat, dan mendukung transaksi cepat tanpa-kertas antara perusahaan supplier, perusahaan manufaktur, dan perusahaan pengecer (retailer). Wilayah-wilayah BPR yang didukung oleh teknologi informasi adalah sebagai berikut:
  • Pengurangan cycle time dan time to market Mengurangi waktu proses bisnis (cycle time) benar-benar sangat penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing (Wetherlc, 1996). Demikian pula, mengurangi waktu sejak lahirnya gagasan hingga waktu untuk memasarkan sangat penting, sebab yang bisa lebih awal masuk ke pasar dengan suatu produk, atau yang bisa memberi pelayanan kepada pelanggan secara lebih cepat daripada yang bisa dilakukan pesaing. dia akan menikmati keunggulan kompetitif tersendiri. Aplikasi bcrdasar ckstranet dapat digunakan untuk mempcrlancar berbagai langkah dalam proses pengembangan produk atau jasa, pengujian, dan implementasi. Satu contoh cycle time reduction (pengurangan masa siklus) adalah dalam membawa obat-obat baru ke pasar.
  • Pemberdayaan pegawai dan kerja kolaborasi. Memberikan otoritas kepada pegawai untuk bertindak dan membuat keputusan sendiri merupakan suatu strategi yang digunakan oleh banyak organisasi sebagai bagian dari BPR. Pemberdayaan (empowerment) erat kaitannya dengan konsep tim yang self-directed, swa-kelola (Mankin et.al.. 1996 dan Lipnack and Stamps. 1997). Manajemen melimpahkan kewenangan kepada tim yang bisa menyelesaikan desentralisasi pengambilan keputusan dan otoritas tetapi dalam waktu yang bersamaan mendukung kontrol terpusat. Misalnya, internet dan ekstranet memungkinkan para pegawai yang telah terberdayakan untuk mengambil keputusan mendesak. Sistem jaringan - pakar bisa memberi saran bagi anggota tim ketika tidak ada pakar manusia. Kenyataannya, menjual pengetahuan di internet menjadi satu aktivitas EC yang penting.
  • Manajemen pengetahuan. Para pegawai dapat mengakses kecakapan teknis organisasional melalui internet yang dimiliki perusahaan. Beberapa basis pengetahuan, yang dibuka untuk umum dengan tarif biaya tertentu, mendatangkan pemasukan tersendiri (misalnya yang dilakukan www.knowledaespace.com).
  • Pendekatan customer-focused. Sekarang ini perusahaan-perusahaan menjadi semakin customer-oriented. Dengan kata lain, mereka mesti memberikan banyak perhatian kepada pelanggan beserta kesukaan-nya kemudian melakukan rekayasa ulang agar bisa memenuhi permintaan konsumen. Ini bisa dilakukan dengan mengubah proses manufakturing dari mass production menuju mass customization (Pine and Gimore, 1997). Dalam mass production, perusahaan memproduksi item-item yang sejenis secara besar-besaran. Namun dalam mass customization, item-item diproduksi dalam jumlah besar namun dikustomiasi hingga sesuai dengan keinginan tiap-tiap pelanggan. Electronic commerce merupakan perantara ideal bagi mass customization.
Saluran pemasaran baru. Electronic commerce menciptakan satu saluran distribusi bagi produk yang ada, sehingga pujian layak diberikan atas peluang untuk langsung menjangkau pelanggan dengan sifat komunikasi yang langsung dan dua arah.

Penghematan langsung. Biaya pengiriman informasi ke pelanggan melalui internet menghasilkan penghematan substansial bagi pengirim (bila dibandingkan dengan sistem pengiriman non-elektronis atau pengiriman melalui VAN). Penghematan paling besar terjadi ketika mengirim digitezed product (seperti musik dan software) dibanding bila harus dikirim secara paket fisik.

Pengurangan cycle time. Pengiriman produk dan layanan digital dapat dikurangi hingga hanya dalam hitungan detik untuk sampai ke tujuan. Juga, kerja administratif yang berkaitan dengan pengiriman secara fisik, khususnya yang melcwati batas-batas intemasional, dapat dikurangi secara signifikan sebab memotong cycle time hingga lebih dari 90%. Satu contoh adalah TradNet di Singapura, yang mengurangi waktu administratif transaksi yang berhubungan dengan pelabuhan dari hitungan hari ke menit.

Layanan konsumen (Customer service). Layanan konsumen bisa betul-betul ditingkatkan dengan memungkinkan pelanggan menemukan informasi detil secara online (misalnya, FedEx yang memungkinkan pelanggan mengetahui status perjalanan kirimannya). Juga, inteligent agents bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan e-mail standar dalam beberapa detik. Akhirnya, layanan pakar manusia bisa diperlancar dengan menggunakan perangkat lunak help-desk, misalnya desentralisasi pengambilan keputusan dan otoritas tetapi dalam waktu yang bersamaan mendukung kontrol terpusat. Misalnya, internet dan ekstranet memungkinkan para pegawai yang telah terberdayakan untuk mengambil keputusan mendesak. Sistem jaringan - pakar bisa memberi saran bagi anggota tim ketika tidak ada pakar manusia. Kenyataannya, menjual pengetahuan di internet menjadi satu aktivitas EC yang penting.

Selengkapnya → Sistem Strategis dan Perbaikan Berkelanjutan, Rekayasa Ulang Proses Bisnis

Dunia Lama Bisnis dan Bersaing Cara Tradisional, Dunia Baru Bisnis, Tekanan Bisnis

BISNIS DALAM ABAD INFORMASI




Bersaing dengan cara tradisional digambar oleh Michael Porter. Dalam industri manapun, apakah industri domestik ataupun intemasional, apakah menghasilkan barang atau jasa, aturan persaingan tercakup dalam lima faktor persaingan, yaitu masuknya pendatang baru, ancaman produk substitusi, daya tawar-menawar pembeli, daya tawar-menawar pemasok, dan persaingan di antara para pcsaing yang ada (Porter, 1985), seperti dapat dilihat pada Gambar berikut :


Perintang masuk meliputi skala ekononii, diferensiasi produk, identitas merek, biaya beralih pemasok. kebutuhan modal, akses ke jaringan distribusi, keunggulan biaya mutlak, kebijakan pemerintah, dan per-lawanan dari perusahaan yang ada. Kekualan pemasok ditenlukan oleh deferensiasi masukan. biaya beralih pemasok dari pemasok dan perusahaan dalam industri, adanya masukan substitusi, konsentrasi pemasok. pentingnya volume penjualan bagi pemasok, biaya relatif terhadap pembelian total dalam industri, dampak masukan terhadap biaya atau diferensiasi dan ancaman inlegrasi kc depan relatif terhadap ancaman integrasi ke belakang oleh perusahaan dalam industri. Faktor penentu ancaman produk substitusi terdiri dari harga dan kinerja produk substitusi, biaya beralih pemasok dan kecenderungan pembeli terhadap produk substitusi. Faktor penentu kekuatan pembeli mencakup konsentrasi pembeli dibandingkan dengan konsentrasi perusahaan, volume pembelian. biaya beralih pemasok dari pembeli relatif terhadap biaya beralih pemasok dari perusahaan, informasi pembeli, kemampuan melakukan integrasi balik, produk substitusi, harga pembelian, diferensiasi produk, identitas merek, dampak atas kualitas, laba pembeli dan insentif pengambil keputusan. Sedangkan faktor penentu persaingan di antara perusahaan yang ada adalah pertumbuhan industri, biaya tetap, kelebihan kapasitas, diferensiasi produk. identitas merek, biaya beralih pemasok, konsentrasi dan keseimbangan, ragam pesaing, taruhan korporasi, dan hambatan keluar.


Jika kelima kekualan dan faktor penentu mereka semata-mata hanya merupakan fungsi dari karakteristik industri intrinsik, strategi bersaing tentunya sangat tergantung pada pemilihan industri yang tepat dan pemahaman atas kelima faktor ini secara lebih baik daripada para pesaing. Dengan demikian keunggulan bersaing tidak dapat dipahami jika kita tidak melihat suatu perusahaan sebagai suatu keseluruhan. Keunggulan bersaing bersumber dari berbagai macam kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam merancang. membuat, mendistribusikan, mendukung dan memasarkan produknya. Setiap kegiatan tersebut dapat mempengaruhi posisi biaya relatif perusahaan dan menciptakan landasan diferensiasi. Strategi keunggulan biaya dan strategi diferensiasi mencari keunggulan bersaing dalam beragam industri yang luas, sedangkan strategi fokus mengejar keunggulan biaya (fokus biaya) atau diferensiasi (fokus diferensiasi) dalam segmen yang sempit.

Keunggulan biaya dapat berasal dari berbagai macam sumber, antara lain sistem distribusi fisik berbiaya rendah, proses perakitan yang sangat efisien, alau pemanfaalan wiraniaga yang unggul. Keunggulan biaya menonjolkan harga yang lebih rendah dari pesaingnya. Amazon.com menggunakan strategi ini untuk bersaing dengan Barnes & Nobles. Situs web Amazon dengan strategi ini ditampilkan pada Gambar 1.2, dengan kata "Clearance Up to 50 % off. Amazon.com merupakan toko online terbaik pilihan majalah Yahoo tahun 2002. Mulai dengan pelayanan yang super, pilihan produk yang istimewa, frekuensi promosi, misalnya "shipping" gratis, kupon untuk potongan harga, potongan harga yang kompetitif. Demikian juga AMD yang mcnggunakan strategi ini untuk bersaing dengan Intel Daia, sementara Surf menggunakan strategi keunggulan biaya untuk bersaing dengan Rinso. Wal-Mart untuk bersaing dengan Kmart, Target. Toys R Us menggunakan strategi keung¬gulan biaya dengan slogan "Our Every Day Prices Just Got Lower!". Wal-Mart pada tahun 2002 oleh majalah Fortune dinobatkan sebagai perusahaan pcringkat kedua paling mengagumkan, berpendapatan 191.581 juta dolar pada tahun 2001. Wal-Mart sekaligus merupakan pedagang umum terbesar dunia.

Strategi diferensiasi menonjolkan perbedaan yang mencolok adari suatu merek dengan merek pesaing. Diferensiasi terdiri dari diferensiasi produk, diferensiasi pelayanan, diferensiasi personal, diferensiasi saluran, dan diferensiasi citra. Diferensiasi produk dapat berasal dari berbagai faktor, antara lain kualitas, keistimcwaan, daya tahan, kehandalan, desain yang istimewa, mudah diperbaiki dan gaya yang melekat pada produk itu.


Bisnis dalam abad informasi harus bersaing dalam pasar yang penuh tantangan, dengan perubahan yang cepat, kompleks, global, sangat kompetitif dan terfokus pada pelanggan. Lebih jauh lagi, faktor-faktor ini bisa berubah secara cepat, kadang-kadang secara tidak terduga (Knokc, 1996). Perusahaan-perusahaan harus bereaksi dengan cepat untuk menghadapi kendala dan peluang yang muncul dari lingkungan bisnis baru ini (Drucker 1995). Lingkungan bisnis merujuk pada kombinasi faktor sosial-budaya, politik-hukum, ekonomi, ekologi, demografi, dan teknologi yang mempengaruhi aktivitas-aktivitas bisnis.

Arah dan besamya perubahan mempengaruhi organisasi dalam melanjut-kan percepatan yang menyebabkan meningkatnya keiidakpastian dalam strategi dan operasi organisasi. Karena laju perubahan serta tingkat ketidak-pastian di lingkungan persaingan pada masa datang diperkirakan
akan kian cepat, organisasi akan bergerak di bawah tekanan yang makin meningkat untuk berproduksi lebih banyak lagi secara lebih cepat, dengan memanfaatkan sumber daya yang sedikit. Sebagai contoh, selama 1990-an, perusahaan besar seperti General Electric, IBM, AT&T dan General Motors melakukan rcstrukturisasi organisasi mereka, mengurangi ratusan ribu pekerja, dalam usaha untuk menjaga daya saing mereka di pasar global.


Boyct and Boyed (1997) menekankan perubahan dramatis ini dan menggambarkannya sebagai tekanan atau dorongan bisnis. Mereka berdua mempertahankan argumen bahwa agar bisa sukses (atau bahkan untuk sekedar bertahan) dalam dunia yang dinamis ini, maka perusahaan perlu mengambil bukan hanya tindakan-tindakan tradisional seperti menurunkan biaya dan menutup fasilitas-fasilitas yang tidak meng-untungkan (seperti dalam kasus Egghead Software), tetapi juga dengan aktivitas inovatif seperti mengkustomasi produk-produknya, membuat produk baru. atau menyediakan layanan konsumen yang handal. Aktivitas tradisional dan inovatif ini, beberapa di antaranya saling berkaitan, disebut sebagai aktivitas respons kritis. Aktivitas ini bisa dilaksanakan di dalam beberapa atau semua proses organisasi, mulai dari pemrosesan harian daftar gaji secara rutin hingga order entry ke aktivitas strategis seperti akuisisi perusahaan. Bisa juga terjadi dalam proses yang dikenal sebagai extended supply chain, yakni di dalam proses interaksi antara satu perusahaan dengan supplier, pe!?nggan, dan partner lain, seperti kaus Intel dan Wal-Mart. Sebuah respons bisa merupakan suatu reaksi terhadap tekanan yang ada, atau juga bisa sebagai suatu inisiatif untuk mempertahankan organisasi dari berbagai hal yang berpotensi untuk menjadi tekanan.
Dorongan-dorongan bisnis menimbulkan tekanan dalam organisasi. Organisasi merespons dengan aktivitas yang didukung oleh Teknologi linformasi. Untuk memhami peranan teknologi dalam organisasi masa kini, akan bermanfaat bila kita mcninjau kembali faktor-faktor lingkungan bisnis utama yang menciptakan tekanan-tekanan pada organisasi.
Untuk membantu Anda memahami pengaruh tekanan bisnis pada organisasi, kami menggunakan sebuah kerangka manajemen klasik yang semula dikembangkan oleh Levitt, yang kemudian dimodifikasi Scott-Morton (Scott-Morton dan Allen, 1994). serta Turban (2001).
Selengkapnya → Dunia Lama Bisnis dan Bersaing Cara Tradisional, Dunia Baru Bisnis, Tekanan Bisnis

Jul 20, 2018

Sejarah Perkembangan Teknologi Mesin Faximile

Sejarah Perkembangan Teknologi Mesin Faximile


Faximile adalah perangkat komunikasi yang berfungsi untuk menyalin, mengirim, dan menerima dokumen melalui jaringan telepon. Faximile berasal dari kata facsimile yang artinya menyalin sama persis dengan aslinya. Mesin faximile mulai digunakan pada awal abad ke-20 untuk mengirimkan dokumen-dokumen para penerbit surat kabar dari kantor pusat ke kantor cabang. Mesin faximile berkerja seperti gabungan antara telepon dan fotokopi.


http://gootex.blogspot.com/2015/09/perkembangan-teknologi-faksimili.html

Dengan menggunakan mesin faximile memungkinkan orang mengirimkan dokumen-dokumen dari satu tempat ke tempat yang lain dalam hitungan detik. Cara mengirimkan faximile adalah dengan meletakkan dokumen pada mesin kemudian menekan nomor telepon mesin faks penerima. Mesin faks akan secara otomatis men-scan dokumen dan menyimpannya dalam bentuk sinyal elektronik. Sinyal ini kemudian dikirimkan melalui jaringan telepon dan diterima oleh mesin faks penerima. Mesin faks akan mengubah kembali sinyal elektronik dan mencetaknya dalam kertas.

Kelebihan faximile adalah pada kemampuannya mengirimkan dan menerima data-data dalam bentuk teks tertulis. Data-data tersebut dapat dikirimkan dengan cepat dan langsung diterima. Sedangkan kekurangan faximile adalah mahalnya biaya yang dikeluarkan bila dibandingkan dengan e-mail.
Jangan lupa Singgah juga untuk membaca artikel perkembangan teknologi.

Selengkapnya → Sejarah Perkembangan Teknologi Mesin Faximile