22 Feb 2020

Kebutuhan Pasar Akan Produk Samsung Galaxy Note10 Lite

Samsung Galaxy Note10 Lite


"Memahami kebutuhan pasar akan produk Note di rentang harga yang relatif jauh terjangkau, Samsung merilis sebuah produk Note10 dengan sejumlah pengorbanan. Tidak mengurangi pamornya sebagai salah satu anggota Note10, dengan tetap membawa Stylus pintar yang sama, ada beberapa hal yang absen pada produk ini dan itu adalah sebuah hal yang wajar-wajar saja".

Dengan menjual pada harga yang lebih rendah, semua orang bisa merasakan pengalaman yang cenderung sama. Dan bahkan produk ini hadir dengan membawa langsung UI anyar One UI 2 yang berarti tidak Anda tidak perlu melakukan update lagi pada saat mengaktifkannya kali pertama. Berikut akan di jelaskan lebih lengkapnya. Simak terus sampai akhir.

Desain Mengalami Perubahan

Kalau melihatnya sekilas saja, identidas Galaxy Note pada produk ini sepertinya dihilangkan. Desain layar ponsel yang dibuat seperti layaknya ponsel biasa, tanpa ada lagi bagian yang menjorok ke samping alias desain edge. Salah satu hal positif yang bisa dirasakan adalah kita tidak akan mengalami gangguan atau salau input ketika menggenggam ponsel ini dengan satu tangan.

Hal lain yang terlihat berbeda dengan keluarga Note10 yang lain adalah port audio 3.5 mm. Bukan hal buruk, sebaliknya menjadi sebuah keuntungan bagia para audiophile yang measih membutuhkan koneksi ini tanpa konverter ataupun Bluetooth.

Nagarifnya, ini pun jika Anda merasa terganggu, kehadiran port audio 3.5 mm ini dimungkinkan atau sebaliknya menyebabkan ponsel ini terlihat lebih tebal dari saudaranya sesama Note10.

Sementara bentuk dan tata letak kamera depan masih menggunakan skema yang sama, yakni berbentuk punch hole di bagian atas dan berada di tengah-tengah. Kameranya sendiri hanya ada satu, sama dengan Galaxy Note10 lain. 
Kebutuhan Pasar Akan Produk Samsung Galaxy Note10 Lite

Solusi di Sisi Harga, Layar Tepi Tak Lagi Ada

Nah, untuk kamera belakang, Note10 Lite menampilkan ciri khas tata letak kamera ponsel Samsung 2020-an.  Yakni berada di sebuah desain persegi terdiri dari 4 titik yang terletak simetris, dimana tiga diantaranya adalah kamera, sementara satu lagi adalah lampu flash. 

Material ponsel sendiri terbuat dari bahan yang sama dengan ponsel-ponsel Samsung yang dujual di angka 7-8 jutaan. Terbuat dari plastik keras dan dilapisi material Glossy seperti kaca. Namun ketika disandingkan dengan Note10 dan Note10+ jadi terasa tidak semewah itu. Terutama saat diketuk menggunakan jari kita. Atau ini hanya karena masalah pilihan warna yang disediakan?

Tombol-tombol pada ponsel, yakni tombol power dan volume diletakkan di satu sisi yang sama. Hanya saja, berbeda dengan Note10 dan Note10+ yang diletakkan di sisi kiri ponsel, kali ini tombol tersebut diletakkan di sisi berlawanan yaitu sisi kanan. Hal ini mungkin akan perlu diperhatikan sesuai kencederungan kita dalam menggunakan ponsel.

Sesuatu hal yang menarik, Samsung menyertakan plastik pelindung kaca tambahan yang sudah terpasang saat ponsel kita terima. Nyatanya keberadaan plastik ini membuat penggunaan ponsel ini jadi kurang nyaman. Karena seperti ada bagian yang lebih tinggi dari permukaan layar ponsel.

Dengan tidak lagi mengunakan desain layar tepi, maka kenyamanan saat menggeser layar dari tepi seharusnya bisa dipertahankan dengan desain yang rata. Hal ini cukup penting mengingat di ONE UI 2 ada tipe kontrol gesture yang lebih nyaman digunakan jika kita bisa mengakses bagian tepi dengan lebih smooth. Jadi, saran admin sih, lepas saja. Dan Desain ini akan lebih nyaman untuk kita.

Layar AMOLED Tanpa Lekukan di Tepi


Meski secara spek berada di bawah spesifikas display Galaxy Note 10 dan Note10+, terutama pada kecerahan maksimumnya, layar Super AMOLED Plus yang dibawa Galaxy Note10 Lite masih bisa dibilang bagus. Memanjakan mate penggunanya, juga dengan dukungan teknologi  yang hadir pada produk-produk saudaranya yang sudah Dynamic AMOLED. Ya, meskipun tidak sepenuhnya ada.

Satu hal yang hilang adalah bentukan kurva yang selama ini hadir di produk Note beberapa tahun belakangan. Bagi sebagian orang justru ini adalah sebuah solusi. Karena ada sebagian dari pengguna Galaxy Note yang kurang adaptif terhadap keberadaan layar yang melengkung di tepi.

Namun, seperti yang sudah dibahas pada bagian desain, ini mengurangi kesan elegan dari ponsel Note. Seperti ada sesuatu yang hilang secara kosmetik. Selebihnya, layar yang dibawa Note10 Lite merupakan layar Super AMOLED favorit kita semua yang responsif dan yang paling tetap nyaman saat saat digunakan sebagai alat berkreasi menggunakan S-pen bawaan.

One UI Versi Terbaru

Kehadiran One UI versi anyar berbasis Android 10 diterima secara hangat oleh para pengguna Samsung. Bahkan di beberapa produk yang ririlis awal 2020, keberadaan UI anyar ini menjadi salah satu keunggulan tersendiri yang menyenangkan.

Meski ada yang beranggapan bahwa sisi yang diperbaiki masih terlalu sedikit, bagi pengguna lama Samsung kehadiran UI ini mampu meningkatkan kenyamanan saat menggunakan produk-produk yang memiliki layar hampir di semua permukaan, dan menghadirkan animasi yang lelatif segar.

Sebagai pengingat saja, di sini hadir gesture navigation yang lebih natural. Salah satu bawaan Android 10 yang makin asik ketika disandingkan dengan layar AMOLED miliki Note10 Lite ini. Tapi, saran dari kami, lepas dulu plastik pelindung kacanya. Karena ketika kita melakukan geser layar ke kanan dan ke kiri jadi seakan-akan tidak ada batasannya. Hal ini penting karena Note10 Lite ini tidak memiliki layar yang melengkung di tepi.

Performa Mumpuni, Meski Cipset Bukan Yang Terbaru


Pada saat Samsung Galaxy Note10 dan Note10+ membawa chipset terbaru, yakni Snapdragon 855 (75n), Samsung Galaxy Note10 Lite membawa chipset Exynos 9810 (10nm).

Sekedar mengingatkan, chipset Exynos 9810 merupakan chipset flagship setahun kemarin, alias Samsung Galaxy Note9. Meski sudah berumur setahun lebih, namun performanya masih bisa diadu dengan produk-produk flakship lain yang di jual di bawah harga 10 juta rupiah.

Membawa konfigurasi big. LITLLE 4x2.7GHz Mongoose M3 dan 4x1.7GHz Cortex-A55. Serta GPU Mali-G72 MP18 dengan Ram 8GB dan ROM 128GB, performanya dapat diandakan untuk menjalankan beberapa fungsi yang berat. Termasuk game 3D dan Aplikasi Editing gambar/Video.

Jika dibandingkan dengan Galaxy Note10 dan Note10+ perbedaannya tidak terlalu berbeda, terlebih pada performa single corenya. Namun sayang untuk performa multicore, akan terlihat bahwa Note10 Lite memang produk yang dibuat untuk solusi budget rendah.

Intinya sih, ketika dibuat ngegame, pengalaman dari pengguna dapatkan adalah positif. Hampir tidak terasa lag dengan layar AMOLED yang tetap prima ketika digunakan berlama-lama.

Tertinggal dari saudara-saudaranya di penyediaan chipset, Note10 Lite membawa baterai berkapasitas lebih besar yakni 4500 mAh. Tidak terpaut jauh memang. Tapi merupakan gesture yang menarik, karena penggunaan daya chipset yang tertinggal beberapa generasi ini tidak seefektif chipset anyar yang dibawah oleh Note10 dan Note10+.

Hal ini juga berpengaruh pada fitur fast charging yang dibawa, serta hilangnya kemampuan wireless charging. Karena ditujukan untuk pasar yang lebih luas, maka fitur fast charging yang dibawa hanya mensupport daya 25W. Alias tidak sepowerful Note10+ yang membawa fast charging 45W.

Tiga Kamera Belakang dan Satu Kamera Depan dengan Resolusi Lebih Besar


Galaxy Note10 Lite membawa tiga kamera belakang dan resolusi setara, yakni 12MP. Dimana konfigurasi yang dibawa adalah satu kamera 27mm sebagai kamera utama dengan Dual pixel PDAF dan OIS, satu kamera 52mm telefoto dengan PDAF dan OIS dengan 2x Optical zoom, dan satu lagi kamera 12mm ultrawide.

Sementara untuk kamera depan, di bagian punch holenya, samsung menyediakan kamera dengan resolusi cukup besar, yakni 32MP dengan aperture f/2.2/

Bagaimana dengan hasilnya? Memiliki kamera yang mumpuni, ketika digunakan pada siang hari dengan kondisi cahaya yang optimal, kamera ini menghasilkan gambar yang apik. Tetap tajam, setara dengan hasil foto Note10+ dan keluarganya.

Warna, menurt kami justru lebih baik prosesing yang dilakukan sistem tidak membuatnya terlalu tersaturasi. Alias tidak menjadikan gambar terlalu merah, atau kuning. Lebih mendekati natural ketimbang hasil kamera Samsung kebanyakan. Hal itu berlaku untuk semua lensa. Baik yang normal, telefoto perbesaran 2x maupun ultra wide.

Untuk kamera depan, kamera quad bayer 32MP Samsung Galaxy Note10 Lite bisa dengan mudah memuaskan kita. Terutama untuk reproduksi warna yang dihasilkan. Sementara di sisi video, ponsel ini sudah bisa merekam video 4K dengan framerate 60fps.

Tetap Bawa S Pen Tapi Tanpa DeX


Berbeda dengan Galaxy Note10 dan Note10+, ponsel ini tidak membawa kemampuan DeX langsung tanpa alat bantu. Tapi jangan sedih, karena Spen anyar tetap disertakan, lengkap dengan fitur-fitur kekinian yang juga dibawa oleh Galaxy Note10+.

Fitur kontrol kamera dari jarak jauh, atau menggeser layar tanpa menempelkan sPen ke layar merupakan fitur yang menarik yang dapat dioptimalkan ketika Anda menggunakan ponsel ini.

Meskipun akan lebih baik jika disandingkan dengan fitur DeX, tapi fitur-fitur untuk berkreasi dengan SPen ini tetap akan menjadi pengalaman anyar, membedakan dengan produk-produk Galaxy Note lawas.

Kesimpulan


Kehadiran Galaxy Note10 Lite merupakan kabar gembira bagi meraka yang membutuhkan performa sebuah Galaxy Note Anyar dalam rentang harga yang lebih terjangkau. Eksekutif muda yang sering menandatangani dokumen, bisa melakukannya secara digital menggunakan ponsel ini, tanpa harus menggunakan tablet yang relatif lebih besar dan berat.

Kehilangan layar lengkung, justru akan menguntungkan bagi pengguna Note10 Lite yang sudah malam beradaptasi dengan ponsel baru. Meskipun hal ini harus dibayar malah dengan hilangnya identitas dan tampilan elegan Note10 Lite ini.  Tb. Pulsa

Selengkapnya → Kebutuhan Pasar Akan Produk Samsung Galaxy Note10 Lite

19 Feb 2020

Xiaomi Mi Note 10 Pro vs Samsung Galaxy A71 "Kamera, Performa atau Fitur Bawaan?

Xiaomi Mi Note 10 Pro vs Samsung Galaxy A71 "Kamera, Performa atau Fitur Bawaan?


Saat ini, kemampuan fotografi yang handal dari sebuah smartphone masih menjadi jualan utama para vendor ponsel. Khususnya di Indonesia. Resolusi kamera yang besar, gimik multi kamera dengan fitur beragam serta kemampuan menghasilkan foto berkualitas tinggi menjadi arena pertarungan sengit untuk menunjukan inovasi yang sudah dihadirkan di masing-masing produk.

Xiaomi, menjadi salah satu pemain besar yang sangat percaya bahwa resolusi besar akan mampu menghasilkan foto paling baik di segala kondisi. Tak heran jika di produk flagship terbarunya. Xiaomi Mi Note 10 Pro, vendor elektronik asal Tiongkok ini menjejalkan kamera ponsel dengan resolusi paling besar untuk saat ini, 108MP.

Di level harga yang tidak terpaut jauh, Ada Samsung Galaxy A71 yang juga menjadikan kamera sebagai salah satu unggulan utama untuk menggaet generasi milenial yang hobi live di media sosial. Kedua perangkat ini juga membawa spesifikasi hardware yang sama persis, yakni chipset Snapdragon 730G yang digadang-gadang sangat cocok untuk gaming mobile.
Fotografi

Sama-sama mengandalkan fitur fotografi sebagai nilai jual utamanya, baik Xiaomi Mi Note 10 Pro maupun Samsung Galaxy A71 dibekali dengan jumlah sensor kamera yang beragam. Di sektor ini, Xiaomi Mi Note 10 Pro tampil lebih mempesona. Bagaimana tidak, tak hanya menjadi smartphone pertama yang mengusung sensor 108 megapiksel, smartphone ini juga sudah dibekali dengan 4 sensor kamera tambahan di bagian belakang.

Xiaomi Mi Note 10 Pro dilengkapi dengan sistem  penta camera pertama di dunia. Dengan fitur multifungsi dan hal-hal menarik di dalamnya, yang terdiri dari lima lensa berbeda, yaitu : lensa wide angle 108MP, lensa telephoto 5MP, lensa telephoto 12MP, lensa ultra wide angle 20MP, dan sebuah lensa makro 2MP. Susunan keren ini memungkinkan pengguna merasakan pengalaman zoom yang tak tertandingi, dan 0,6x ke 50x tanpa mengorbankan kualitas gambarnya.

Kamera utama 108MP membawa fotografi mobile ke level berikutnya dan menjadi yang pertama di industri. Dengan sensor 108MP Samsung ISOCELL Bright HMX, Mi Note 10 Pro menghadirkan resolusi kamera smartphone 9024 x 12032 piksel. Kamera 108MP dapat menghasilkan gambar seukuran billboard dengan tinggi 4,24 meter. Perangkat ini juga membawa sensor gambar 1/1.33" yang mendukung pixel binning 4-in-1 untuk merekam lebih mendetail pada kondisi pencahayaan rendah, sementara OIS 4-axis menghadirkan gambar yang kejernihannya tiada banding. Kamera utama ini memiliki lensa 8 lapis untuk menghadirkan gambar yang lebih jelas dan tajam sehingga pengguna akan merasakan pengalaman fotografi yang luar biasa.

Tak hanya sampai disitu, kamera belakang Mi Note 10 Pro juga mendukung fitur terbaru Vlog mode, fitur Night Mode 2.0 serta kemampuan teknologi video ShootSteady untuk menghadirkan pengalaman merekam video yang lebih tenang dan stabil. Serta hadirnya video slow motion 960 fps dan video resolusi 4K dengan ultra wide-angle, membuat smartphone ini sungguh luar bias. Pengguna bisa menggunakan Vlog mode dengan tujuh efek sinematik yang berbeda untuk menghasilkan video yang stylish dan menarik.

Di bagian depan, Mi Note 10 Pro menampilkan kamera selfie 32MP yang diperkuat dengan fitur Al beautify, Al Potrait selfie, AL scene detection, dan Al Face unclock, panorama selfie, dan pengguna bisa mengaktifkan shuter dengan tambahan telapak tangan. Semuanya menghadirkan pengalaman selfie yang dahsyat.

Sementara itu, Galaxy A71 dibekali dengan empat kamera yang diciptakan untuk menangkap momen-momen penting dalam hidup. Menghadirkan kamera utama. Ultra Wide, Makro dan kamera Depth, yang dikombinasikan dengan fitur cerdas.

Kemera utama memotret gambar menakjubkan dengan kamera 64 megapiksel pada Galaxy A71, yang memiliki kemampuan untuk mengambil foto dengan tajam dan jelas, kamera ini memungkinkan Anda mengambil foto sebaik mungkin siang atau malam hari. Kamera Ultra WIde memiliki sudut lensa 123, memberi Anda penglihatan tepi yang sama dengan mata manusia dan jika dibutuhkan, fungsi intellegent switch akan merekomendasikan pemotretan Wide Shot dan mengaktifkannya secara otomatis untuk Anda. Kamera Makro membawa objek ke fokus yang sangat jernih untuk menangkap setiap detail terakhir sementara kamera Depth membuat subjek Anda tampil lebih menonjol menggunakan efek live Focus.

Hadir pada inovasi Video Super Steady, sekarang Anda dapat merekam video petualangan dengan lancar dan stabil. Video Super Steady menghilangkan guncangan kamera baik saat merekam video objek bergerak atau Anda sendiri yang bergerak dengan perangkat di tangan. Bahkan ketika Anda berlari, hiking, atau mengejar hewan peliharaan, Video Super Steady akan membantu mengabadikan momen yang sempurna.

Untuk kamera selfinya, Galaxy A71 juga sudah dibekali dengan kamera selfie 32MP yang diperkuat dengan beragam fitur yang bisa memaksimalkan aktivitas selfie pengguna.

Desain


Beralik ke sektor desain, kedua smartphone ini memiliki  karakteristik material bodi yang cukup berbeda. Xiaomi Mi Note 10 Pro yang hadir dengan ukuran bodi yang lebih kecil namun memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan Galaxy A71. Selain itu, dari sisi ketebalan bodi, Mi Note 10 Pro juga tampil lebih tebal. Untuk material bodi yang ditanamkan, Mi Note 10 Pro membenamkan material kaca baik pada sisi depan maupun sisi belakang dengan lapisan kaca Corning Gorilla Glass 5. Dengan lapisan kaca yang tertanam membuat perangkat ini memiliki tampilan yang mewah nan elegan. Tak hanya itu, Mi Note 10 Pro juga telah dibekali dengan frame alumunium yang membuat tampilannya semakin menawan.

Sementara itu, Galaxy A71 hanya membenamkan lapisan kaca pada bagian depan perangkatnya saja yang sudah dilapisi kaca pada bagian depan perangkatnya saja yang sudah dilapisi kaca Corning Gorilla Glass 3. Sementara untuk bagian belakangnya, Samsung membenamkan material bodi yang terbuat dari plastik. Untuk framenya, Galaxy A71 juga menggunakan material plastik. Dengan harga jual mencapai 6 jutaan, hal ini cukup disayangkan. Sudah semestinya Samsung menggunakan material yang jauh lebih baik mengingat harga jual yang ditawarkan yang masuk ke segmen pasar kelas atas.

Layar dan UI


Dari Sektor layar, Galaxy A71 memiliki keunggulan yang lebih baik dibandingkan dengan Mo Note Pro. Tak hanya dibekali dengan teknologi layar yang lebih baik (Super AMOLED Plus), ukuran layar yang tertanam pada perangkat ini juga jauh lebih besar dengan dimensi 6,7 innci. Dengan ukuran layar yang besar ini kenyamanan pengguna dalam menikmati konten multimedia maupun bermain game lebih terpuaskan. Apiknya lagi, Galaxy A71 sudah dibekali dengan sistem operasi Android kekinian yakni Android 10 yang dikombinasikan dengan One UI 2. Sementara itu, MI Note 10 Pro hanya dibekali dengan panel layar AMOLED dengan dimensi 6,47 inci. Meski tidak terlalu besar, kenyamanan pengguna dalam menikmati konten multimedia maupun bermain game masih bisa terpenuhi dengan baik. Namun untuk sistem operasi yang tertanam, Mi Note 10 Pro masih menggunakan OS Android 9.0 Oreo namun sudah dibekali dengan UI besutan Xiaomi yang paling kekinian yakni MIUI 11. Untuk menutupi kekurangannya, Xiaomi telah membenamkan  beragam fitur untuk meningkatkan kualitas layarnya seperti DCI-P3. Always-on Display serta ketajaman layar yang mencapai 5600 nits.

Kedua smartphone ini sama-sama dibekali dengan resolusi layar full HD namun memiliki rasio layar yang sedikit berbeda. Rasio layar pada Mi Note 10 Pro adalah 19.5: 9 dengan kedalaman layar mencapai 398ppi. Sementara itu, Galaxy A71 hadir dengan rasio layar 20:9 dengan kedalaman layar 393 ppi.

Selain memiliki ukuran layar yang lebih besar, tempilan antarmuka pada Galaxy A71 juga tampil lebih menarik dengan layar bolong dengan menempatkan kamera depan di dalamnya. Sementara itu, Xiaomi masih membenamkan poni mungil dibagian atas layar untuk membenamkan kamera depannya.

Kinerja


Dari sektor kinerja, kedua smartphone ini sama-sama mengusung jenis chipset yang serupa yakni Qualcomm Snapdragon 730G dengan fabrikasi 8nm. Namun untuk dukungan RAM yang di tanamkan, MI Note 10 Pro hadir dengan kapasitas yang lebih besar yakni 8GB yang dikombinasikan dengan memory internal 256GB. Sementara itu, Galaxy A71 hanya dibekali dengan RAM berkapasitas 6GB yang dipadankan dengan memory internal sebesar 128GB. Nilai plusnya, Galaxy A71 telah dibekali dengan slot kartu microSD untuk menambah daya simpan data perangkat.

Tak hanya unggul dari sisi kapasitas RAM dan memory internal, Mi Note Pro juga memiliki keunggulan dari sisi kapasitas baterai yang ditanamkan. Xiaomi Mi Note 10 Pro telah membenamkan baterai berkapasitas 5260 mAh dengan dukungan fitur fas charging 30W. Sementara itu, Galaxy A71 hanya membenamkan baterai berkapasitas 4500 mAh dengan kombinasi fitur pengisian baterai cepat 25W.

Menariknya, Samsung Galaxy A71 membekali diri dengan fitur Al Gaming Booster yang punya beragam fitur keren demi meningkatkan performa saat bermain game. Al Gaming Booster di Galaxy A71 sejatinya dapat menyesuaikan performa game yang sedang dimainkan, baik berfokus pada penghematan daya baterai, kinerja gaming atau berimbang antara keduanya. Saat melakukan chatting sambil nge game, akan ada bar pop-up yang tentunya tidak mengganggu aksi permainan. Al Gaming Boosting juga menyertakan pengaturan tambahan untuk meminimalisir notifikasi yang mengganggu permainan.

Fitur ini juga dilengkapi dengan pilihan mode kamera dan mikrofon. Ada juga fitur Discord yang memungkinkan pengguna untuk saling terhubung langsung dengan para gamers saat sedang bermain game tertentu, dan model interaksinya bisa melalui voice chat. Sebagai informasi tambahan, perangkat ini menjadi salah saut smartphone resmi Piala Presiden Esports 2020 loh.

Kesimpulan


Berbekal harga jual yang tidak terlalu jauh beda kedua smartphone ini memiliki keunggulan yang bisa dibilang agak mirip. Namun masing-masing punya kekuatan sendiri Xiaomi Mi Note 10 Pro lebih unggul di sektor fotografi dan punya aspek hardware yang sedikit diatas, terutama memori. Sedangkan Samsung Galaxy A71 punya tampilan yang lebih keren berkat layar lebar Infinity-O dan desain modern. Bonusnya, Galaxy A71 juga menjanjikan fitur gaming yang lebih menarik plus menjadi salah satu smartphone resmi Piala Presiden Esports 2020.

Dikutip dari Tabloid Pulsa   
Selengkapnya → Xiaomi Mi Note 10 Pro vs Samsung Galaxy A71 "Kamera, Performa atau Fitur Bawaan?

18 Feb 2020

Beda Surround Dolby Atmos dan Surround Tradisional

Sebagai perangkat yang mendukung multimedia, wajar bila teknologi audio terkini juga disematkan pada smartphone. Salah satu teknologi audio yang disematkan pada smartphone adalah Dolby Atmos Audio atau yang lebih dikenal dengan nama surround Dolby Atmos. Apa sih beda surround keluaran Dolby Atmos dengan suara surround tradional? berikut penjelasannya.

Sebenarnya ada beberapa sistem keluaran suara dari sebuah perangkat atau sistem mono, sistem suara stereo dan sistem suara surround. Sistem suara mono adalah sistem suara yang dihasilkan dan yang dikeluarkan dari satu channel (jalur) suara. Sistem suara ini sudah banyak ditinggalkan. Sistem suara ini bisa kita temukan di TV atau radio tua.

Sistem suara stereo merupakan yang paling banyak digunakan. Sistem suara ini menggunakan lebih dari satu channel (jalur) suara, bisa dengan pola 2.0 atau 2.1. Pada channel 2.1 ada komponen tambahan berupa subwoofer yang dapat meningkatkan suara bass dan kualitas yang dihasilkan.

Baik pola 2.0 atau 2.1 memakai dua channel utama L dan R (singkatan dari Right dan Left). Sistem ini dapat menghasilkan suara yang tampak jernih dan lebih natural dari sistem suara yang lainnya. Untuk penggunaanya sering ditemukan di PC, laptop, MP4 dna juga smarphone.

Sedangkan sistgem suara surround merupakan sistem suara yang umumnya kita dengar di gedung-gedung atau ruang bioskop. Sistem suara yang ada ini dapat menghasilkan suara yang  terdengar memutar atau mengelilingi penontonnya. Sebagai contoh, di bioskop saat pembukaan film, biasanya akan keluar suara berkeliling yang dihasilkan dari speaker yang memang diletakkan mengelilingi bangku penonton.

Hasilnya anda akan mendapatkan perasaan seperti berada di dalam film tersebut. Terkadang sistem suara yang digunakan memiliki channel 5.1 yang terdiri dari Subwoofer, Left Surround, Center, Right Surround, serta Right. Dalam perkembangannya, sistem suara ini berubah menjadi versi Rear Center dan Front Center. Sistem ini dikembangkan oleh perusahaan industri bernama Dolby.

Cara Kerja Suara Surround Tradisional



Suara surround 7.1 tradisional melibatkan tujuh speaker plus subwoofer. Speaker ini ditempatkan keliling ruangan Anda mulai dari depan kiri, depan tengah, kanan depan, subwoofer, kiri, kanan, kiri belakang, dan kanan belakang. Suara surround 7.1 bila dibandingkan dengan surround 5.1 pada hakekatnya serupa, tetapi menghilangkan speaker sisi kiri dan kanan dan hanya menggunakan speaker depan dan belakang.
Cara Kerja Suara Surround Tradisional
Saat Anda memutar video atau sumber konten apa pun yang mendukung 7.1 surround sound audio, sebenarnya ada delapan saluran audio yang dikirim ke sistem suara Anda. Saluran - saluran ini masing-masing dimainkan melalui pembicara yang berbeda.

Suara berbeda yang berasal dari speaker berbeda di sekitar Anda menghasilkan pengalaman suara surround. Dengan kata lain, konten suara surround 7.1 hanya mencakup delapan saluran audio yang terpisah. Setiap saluran dikirim ke pembicara terpisah.

Sejarah Dolby Atmos



Dolby Atmos adalah nama sebuah teknologi suara surround yang dimiliki oleh Dolby Laboratories. Atmos diperkenalkan pada bulan Juli 2012 saat peluncuran film 'Brave'. Setelah peluncuran teknologi Atmos untuk bioskop, beberapa jenis teknologi Atmos untuk pengguna ritel juga diluncurkan. Spesifikasi teknis lengkap untuk Dolby Digital Plus dengan Dolby Atmos pun distandarisasi dan dipublikasikan.

Hingga akhir tahun 2012, Atmos telah dipasang di 25 tempat seluruh dunia, dan setahun kemudian telah berhasil dipasang di 300 tempat. Hingga bulan April 2019, Atmos telah dipasang di 4.400 tempat di seluruh dunia.

Dolby Atmos  juga telah diadaptasi ke format teater rumah dan merupakan komponen audio dan Dolby Cinema. Teknologi pencampuran suara dan perekaman suarat Atmos juga telah tersedia di sebagian besar perangkat elektronik sejak tahun 2016, serta di smartphone sejak 2017.

Dolby Atmos bekerja dengan menggunakan algoritma pemrosesan audio untuk mengubah metadata objek Atmos menjadi sebuah keluaran audio memutar 360 derajat. Tekni ini merupakan penyempurnaan dari teknologi Dolby Headphone, yang memungkinkan banyak kanal suara dapat diproses menjadi suara surround.

Pada PC, Windows 10 versi 1703 Creators Update menambahkan dukungan untuk pemrosesan suara spasial, baik Windows Sonic dan Dolby Atmos untuk speaker. Dolby Atmos untuk speaker memerlukan lisensi agar dapat berfungsi dan dapat diinstal ataupun dibeli di aplikasi Dolby Access.

Cara Kerja Dolby Atmos


Untuk mendapatkan kualitas audio Dolby Atmos, anda memerlukan konten dan perangkat yang mendukung Dolby Atmos. Pertama, Anda memerlukan sumber konten yang memiliki audio yang diaktifkan Dolby Atmos. Setelah Anda menemukan konten, Anda memerlukan perangkat pemutaran yang dapat meneruskan audio Dolby Atmos ke sistem Audio Anda.

Intinya, Dolby Atmos membutuhkan hardware dan software (konten) untuk mewujudkannya.

Jadi, sistem audio Anda membutuhkan penerima Dolby Atmos enabled dan membutuhkan speaker yang diaktifkan Dolby Atmos yang dapat digunakan oleh penerima.

Tidak semua speaker Anda harus diaktifkan oleh Dolby Atmos, tetapi Anda memerlukan pengeras suara ke atas atau speaker yang dipasang di langit-langit untuk melengkapi paket.

Speaker yang menghadap ke atas atau yang dipasang di langit-langit ini adalah kuncinya. Dalam sistem Dolby Atmos, sistem 5.1.2 adalah sistem audio dengan lima speaker normal, subwoofer, dan dua speaker yang menghadap ke atas.


Sistem 7.1.4 adalah satu dengan tujuh speaker normal, subwoofer, dan empat speaker yang menghadap ke atas.

Dikutib dari berbagai sumber.
Selengkapnya → Beda Surround Dolby Atmos dan Surround Tradisional

17 Feb 2020

Smartphone Satu Jutaan Berbaterai Jumbo Paling Baru

Smartphone Satu Jutaan Berbaterai Jumbo Paling Baru

Faktor utama larisnya penjualan smartphone di kelas entry level, salah satunya dipicu oleh performa baterai yang tahan lama. Kemampuan ini tentunya senada dengan tren game mobile yang mengharuskan pemainnya selalu online. Dengan baterai berkapasitas besar dan tahan lama, pasti sangat mendukung pengalaman gaming tersebut. 

Buat Kamu yang pengen punya Smartphone dengan Harga satu jutaan tapi memiliki baterai jumbo, berikut kami pilihkan untukmu. Apa saja smartphone tersebut ? Berikut daftar perangkat smartphone dengan harga 1 juta-an yang dibekali dengan baterai berkapasitas jumbo.

Readmi 8A

Readmi 8A

Dibanderol dengan harga hanya 1,3 jutaan. Readme 8A sudha dibekali dengan baterai berkapasitas 5000 mAh. Tak hanya itu, smartphone ini juga sudah dibekali dengan beragam fitur kekinian mulai dari sisi desain hingga fitur yang ditanamkan. berbekal baterai berkapasitas 5000 mAh perangkat ini di klaim memiliki waktu hingga siaga 31 hari.

Kapasitas baterai 25% lebih tinggi dibandingkan dengan generasi sebelumnya, satu kali pengisian daya untuk 3 hari penggunaan normal. Apiknya lagi, perangkat ini sudah membenamkan fitur fast charging 18W yang dapat mengisi penuh perangkat dalam waktu yang tidak lama.


Berbicara soal spesifikasi yang ditanamkan, smartphone ini hadir dibekali dengan panel layar berukuran 6.22 inci HD+. Tak hanya itu, bagian atas layar telah ditanamkan poni mungil yang menempatkan kamera depan di dalamnya. Kualitas layar yang tertanam pada perangkat ini terbilang istimewa hal ini dikarenakan layar yang tertanam sudah dilapisi kaca  Corning Gorilla Glass 5.

Masuk ke sektor fotografi, Redmi 8A sudah dibekali dengan kamera ganda yang sudah dibekali dengan fitur Artificial Intellegence (AI). Sementara untuk aktivitas selfinya telah tertanam kamera depan 8 megapiksel yang juga sudah dikombinasikan dengan Al Face Unclock.

Dari Sektor kinerja, Readmi 8A sudah menyematkan SoC Snapdragon 439 yang dipadankan dengan RAM 2GB dan memory internal sebesar 32GB.

Samsung Galaxy A10s

Samsung Galaxy A10s

Sesuai dengan namanya, smartphone ini tak lain adalah versi "refresh" dari Galaxy A10 yang muncul dengan sejumlah peningkatan. Seperti baterai yang lebih besar dan sadanya sensor sidik jari di bagian belakangnya. Galaxy A10s memiliki layar IPS 6.2 inci berkonsep Infinity-V dan memiliki resolusi 720 x 1520 piksel.

Dari sektor pendukung kinerja, smartphone ini ditopang dengan chip octa-core (4 core berkecepatan 2.0GHz dan dan 4 core 1.5GHz) ditandem dengan RAM 2GB dan memori internal 32GB yang bisa diperluas via kartu microSD. Untuk alat bidik momen. Galaxy A10s dipersenjatai oleh dual-camera belakang 13MP dengan aparture f/1.8 dan 2MP (depth sensor). Adapun kamera selfie yang tertancap di area notch memiliki resolusi 8 MP dengan aperture f/2.0 dan mendukung fitur face unclock.


Samsung Galaxy A10s didayai oleh baterai berkekuatan 4000 mAh atau lebih besar 600 mAh dari versi A10 standar. Untuk sistem operasinya Galaxy A10s menjalankan Android 9.0 Pie dengan One UI di atasnya.

Redmi 8

Smartphone Satu Jutaan Berbaterai Jumbo

Smartphone sejutaan dengan baterai besar selanjutnya yang bisa dijadikan pilihan adalah Redmi 8. Kakak dari Redmi 8A ini juga tersedia dengan harga jual yang tak jauh berbeda dengan Redmi 8A. Redmi 8 juga telah dibekali dengan baterai berkapasitas 5000 mAh dan sudah dikombinasikan dengan fitur pengisian baterai cepat 18W.


Redmi 8 ditawarkan dengan tiga varian warna. Sapphire Blue, Onyx Black dan Red Ruby. Semuanya menggunakan nama batu pertama untuk menggambarkan keindahan polesan warna yang tampak kece. Redmi 8 tampil dengan layar berukuran 6,22 inci dengan resolusi HD+ 1520 x 720 piksel. Layar ini dibalut dengan pelindung Gorilla Glass 5.0 yang sudah terkenal ketahanannya. Fitur fotografi Redmi 8 mengandalkan dual kamera utama plus satu kamera depan. Kombinasi kamera Redmi 8 ini mirip dengan yang ada pada Redmi 7, seperti kamera utama 12 MP dan lensa depth of field 2 MP. Sementara kamera depan tetap mempertahankan sensor 8MP.

Infinix Hot 8

Infinix Hot 8

Meski sudah cukup lama beredar di pasaran, Infinix Hot 8 masih cukup layak dimiliki berbekal harga dan spesifikasi yang ditanamkan. sesuai dengan segmen pasarnya, Infinix Hot 8 sudah dibekali dengan baterai berkapasitas 5000 mAh, namun sangat disayangkan smartphone ini tidak dibekali dengan fitur pengisian baterai cepat. Infinik Hot 8 menampilkan layar berukuran 6.5 inci beresolusi HD+ dengan waterdrop notch di bagian atasnya, serta memiliki aspek rasio 20: 9 dan bezel yang sangat tipis.

Infinix Hot 8 dibekali dengan kamera selfie yang ditempatkan di bagian notch beresolusi 8MP. Di bagian belakangnya, terdapat pengaturan tiga kamera yang ditempatkan secara vertikal dengan konfigurasi kamera utama 13MP (f/1.8), 2 MP (depth sensor), dan kamera 2MP yang dilengkapi sensor khusus untuk pengambilan gambar di kondisi minim cahaya. Smartphone berbasis android v9.0 Pie dengan Infositix XOS 5.0 ini telah ditenagai oleh prosesor MediaTex Helio P22 yang dipasangkan dengan RAM 4GB dan penyimpanan memori internal 64GB yang dapat diperluas melalui slot kartu microSD.

vivo Y12

vivo Y12

vivo Y12 menawarkan kapasitas baterai super besar sebagai nilai jual utamanya. Smartphone yang memulai debutnya pada Juni 2019 yang lalu ini, juga menawarkan tampilan desain yang menawan serta spesifikasi serta fitur yang menggoda. Smartphone yang sudah tersebar luas di pasaran ini hadir dengan opsi RAM 3GB dan memory internal 64GB.


Spesifikasi lain yang juga hadir menemani perangkat ini antara lain, layar berukuran 6.35 inci dengan resolusi HD+ dan memiliki rasio layar 19, 3:9. Apiknta lagi, smartphone ini juga sudah dibekali dengan 3 kamera belakang dengan konfigurasi kamera utama 13 megapiksel, kamera dengan sudut lebar 8 megapiksel dan kamera untuk mendapatkan efek bokeh 2 megapiksel. Sementara untuk aksi selfie, kamera depan yang tertanam sudah memiliki resolusi 8 megapiksel. Meski sudah dibekali dengan fasilitas layar dan kamera yang menawan, vivo mengkombinasikannya dengan dapur pacu yang bertenaga yakni Mediatex Helio P22 dan tentunya baterai berkapasitas 5000 mAh.

Demikiran Smartphone dengan baterai jumbo seharga di bawah dua jutaan rupiah.

Refrensi : tabloid Pulsa
Selengkapnya → Smartphone Satu Jutaan Berbaterai Jumbo Paling Baru

14 Feb 2020

Gadget Yang Cocok Untuk Para Pembuat Content Creator Dalam Berkreasi

Samsung Galaxy A71 Seri A Buat Content Creator Muda


Di awal tahun baru 2020, Samsung menggelontorkan beberapa produknya. Salah satunya adalah Samsung Galaxy A71. Ponsel seri A kedua yang dirilis setelah A51 ini memiliki layar Infinity-O dengan diagonal 6,7 inci dan menggunakan Super AMOLED Plus. Alhasil, tampilan layarnya terlihat lebih leluasa untuk menikmati konten visual. Tentunya layar ini juga dilengkapi fingerprint (under display, optical). Dengan desain yang lebih tipis dan ramping dibandingkan dengan A51, ponsel ini tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu Prism Crush Black, Silver, dan Blue.

Untuk jeroan, smartphone yang berharga sekitar enam jutaan ini menggunakan chipset Snapdragon 730G (8nm) dengan 8 core (2x2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6x1.8 GHz Kryo 470 Silver). Dukungan grafis Andreno 618 dipadu dengan ROM 128GB dan RAM 8GB membuat aktivitas ponsel ini tidak menemui masalah untuk bermacam aktifitas hingga game berat sekalipun.
Samsung Galaxy A71

Beralih ke bagian kamera, ponsel ini menerapkan empat kamera belakang yang tersusun membentuk huruf L dalam bentuk persegi panjang di sisi kiri. Kamera ini terdiri dari kamera utama wide 64 MP (f/1.8), kamera ultrawide 12 MP (f/2.2), kamera makro 5 MP (f/2.4),dan kamera depth sensor 5 MP (f/2.2). Tidak heran jika ponsel ini menyasar content creator muda. Untuk mempermudah pengguna cashiess, smartphone ini sudah dilengkapi NFC. Buat penunjang daya, ponsel ini menggunakan baterai dengan kapasitas 4.500 mAh dan pengisian daya cepat 25W.




Vivo X30 Pro 5G Edition 8GB + 256GB

Vivo X30 Pro 5G Edition 8GB + 256GB

Kamera 60x Super Zoom 50mm

Pada penutupan tahun 2019, vivo masih sempat merilis ponsel yang mendukung jaringan 5G dengan typ vivo X30 Pro. Menggunakan layar Super AMOLED 6,44 inci dengan resolusi Full HD+, ponsel ini menerapkan sensor sidik jari di layar.

Sebagai ponsel 5G, smartphone ini diperkuat dengan jeroan terkini. Untuk chipset, vivo mempercayai Exynos 980 yang merupakan prosesor pertama keluaran Samsung dan sudah terintegrasi modem 5G. Modem ini kabarnya mendukung jaringan SA dan NSA dan menjanjikan kecepatan download hingga 2,55 Gbps. Untuk memori internal, ponsel ini dibekali RAM 8GB. Sedangkan penunjang daya, vivo X30 Pro mempercayai baterai dengan kapasitas 4.350 mAh dengan pengisian cepat 33W. Sebagai tambahan, agar body ponsel tetap dingin, bagian dalamnya dilengkapi sistem liquid cooling.

Ponsel yang dirilis berbarengan dengan vivo X30 ini mengusung lubang kamera di layar yang ditempatkan di sudut kanan atas dengan diameter lubang 2,98 mm. Kamera ini menggunakan resolusi 32 megapiksel dengan aperture f/2.45. Sedangkan untuk kamera belakang, 330 Pro dibekali kamera utama 64 megapiksel dengan aperture f/1.8. Lalu ada kamera ultra wide 8 megapiksel f/2.2 dan kamera potrait 32 megapiksel dengan aperture f/2.0 dan focal length 50mm. Sedangkan kamera periscope yang ditanamkan menggunakan resolusi 13 megapiksel dan menjanjikan kemampuan zoom hingga 60x.
Selengkapnya → Gadget Yang Cocok Untuk Para Pembuat Content Creator Dalam Berkreasi

3 Feb 2020

Tes Realme 5i | Desain | Layar 6.5 Inci "Mini Drop" | OS, Antarmuka, dan Security | Quad-Camera 12 MP | Snapdragon 665

Tes Realme 5i


"Mengawali kiprahnya di 2020, realme memboyong smartphone terbarunya ke Tanah Air. Adalah realme 5i, smartphone kelas menengah yang siap menjajaki ketatnya persaingan pasar ponsel Indonesia. Sebagai pendatang baru, smartphone yang dijuluki sang pembesut sebagai 'Quad Camera Battery King' ini membawa sejumlah penyegaran. Tidak hanya pada tampilannya saja, tetapi juga fitur-fitur yang di tawarkan".

Nah, mau tahu lebih jauh soal realme 5i? Nggak usah nunggu lama-lama, pada kesempatan ini akan diulas secara panjang lebar pada artikel ini.

Desain


Ada sentuhan berbeda yang ditawarkan realme pada smartphone anyarnya ini. Alih-alih mengadopsi panel belakang berpola diamond geometris, yang cukup ikonik, realme 5i mengusung 'Sunrise Design' yang diklaim terinspirasi oleh kekuatan dan harapan yang dibawa oleh sinar matahari saat terbit.

Singkat kat, realme 5i diracik panel belakang 'bergerigi' halus. Guratan halus tersebut diproses oleh mesin pat radium presisi lima sumbu Jerman yang terkemuka di industri. Dengan 600 menit pemolesan, hasilnya realme 5i menyajikan pengalaman visual yang menakjubkan. Dalam hal ini, realme 5i datang dengan dua pilihan warna atraktif, yakni Ocean Blue dan Forest Green. Tidak hanya apik secara visual, guratan halus di panel belakang realme 5i, membuat smartphone sangat nyaman ketika digenggam, terasa solid, dan tidak licin.

Bodi realme 5i diklaim mengadopsi desain tahan air yang jarang ada di segmennya, menyediakan tiga lapisan tahan percikan dari dalam ke luar. Lapisan pertama, Lem yang mengeluarkan desain tahan percikan. Mengingat banyak komponen terintegrasi dalam smartphone, tanpa desain tahan percikan, komponen-komponen penting ini memiliki resiko terekspos. Desain tahan percikan dari lem yang diadopsi oleh realme menempatkan semua komponen di bawah perlindungan khusus.

Lapisan dua, desain cangkang karet tahan percikan. Lubang dan celah pada ponsel sangat penting dalam desain tahan percikan. Perlakukan tahan percikan air untuk jack handphone dan port USB adalah bagian integrasi dari keseluruhan smartphone tahan percikan air. Di realme, selongsong karet digunakan untuk menutup semua lubang ini, yang dapat mencegah perembesan cairan.

Adapun lapisan tiga adalah desain cincin tahan percikan. Selain lubang, celah juga penting dalam desain tahan percikan. realme 5i menyegel slot kartu SIM, penutup baterai, konektor komponen dan celah lainnya dengan cincin busa tahan percikan, sehingga tidak ada cairan yang dapat meresap ke dalamnya.
Berbekal desain multi-layer tahan percikan air ini, realme 5i dapat menahan kelembaban dalam kegidupan sehari-hari seperti hujan, percikan air, dan percikan cairan lainnya, sehingga secara signifikan mengurangi risiko kerusakan serius pada ponsel jika terjadi keadaan darurat.

realme 5i memiliki bodi berdimensi 164,4 x 75 x 9,3 mm dengan bobot 195 gram. Secara keseluruhan, bodi smarphone dikemas dengan build quality yang sangat baik. Dari sisi desain, smartphone ini tidaklah mengecewakan.


Layar 6.5 Inci "Mini Drop"


Bisa dibilang dari sektor displai, realme 5i sejatinya tidak memiliki perbedaan signifikan dibanding para pendahulunya yang mengusung layar penuh dengan notch ala tetesan air semisal realme 3 atau ponsel realme lainnya.

Hanya saja, realme 5i yang dikemas dengan layar 6.5 inci kini sudah tampil lebih baik, lantaran memiliki notch 'tetesan air' yang sudah lebih kecil atau berkurang 30,9% jika dibandingkan dengan realme 3. Sehingga layar 'mini-drop' yang diusung realme 5i menyajikan rasio layar ke bodi mencapai angka 89%. Dengan bidang pandang yang lebih luas, smartphone ini pun menyajikan pengalaman yang lebih baik untuk berbagai aktivitas, seperti untuk main game, menonton video, dan sebagainya.

Layar 6.5 inci pada realme 5i tersaji dengan aspek rasio 20:9. Hal ini, berpengaruh pada tampilan smartphone yang terlihat memanjang dengan bezel tips yang mengelilinginya. Layar realme 5i menawarkan resolusi HD+ (720 x 1600 piksel), sehingga dengan ukuran 6.5 inci, smatphone ini mampu memancarkan konten dengan kepadatan mencapai 269 ppi. Untuk jenis layar yang digunakan adalah IPS LCD.

Berbekal layar dengan ukuran lapang beresolusi HD+ dengan teknologi IPS LCD, tampilan layar secara keseluruhan sangat baik. Konten terlihat jelas dan tajam dengan sudut pandang yang cukup luas. Sisi responsive layar juga sangat baik dan sudah mendukung akses multi-touch hingga 10 titik secara bersamaan. Apiknya lagi, Layar realme 5i juga sudah dilapisi Corning Gorilla Glass 3. Lapisan pelindung ini tidak hanya memberikan proteksi lebih untuk layar dari goresan, tetapi juga membuat permukaan layar menjadi terasa kinyis-kinyis dan enak ketika disentuh.

Seperti biasa untuk mendapatkan tampilan layar sesuai keinginan, ini apabila versi default dianggap kurang pas bagi pengguna, kita bisa menuju menu Setting > Display & Brightness. Di sini tersaji sejumlah fasilitas yang bisa kita atur untuk mendapatkan tampilan sesuai keinginan. Berturut-turut di halaman ini terdapat sejumlah menu antara lain Auto Brightness, Screen Color Temperature Adjusment, Auto rotate, Auto Screen Off, Font Size, Full Screen Display, dan Night Shield.


Di realme 5i terdapat Screen Battery Optimization Mode yang berfungsi menghemat daya layar menggunakan CABC (Content Adaptive Backlight Control) untuk secara dinamis menyesuaikan rasio kontras layar (tidak termasuk "kamera" dan "album foto") untuk meningkatkan masa pakai baterai smartphone. Fitur ini akan mengurangi kecerahan sambil mempertahankan kualitas gambar, sehingga mengurangi konsumsi daya layar untuk meningkatkan masa pakai baterai hingga 10%.

Adapun fasilitas lain yang juga cukup menarik, terutama bagi pengguna yang kurang sreg dengan tampilan homescreen versi default di mana ikon menu tersaji 5 x 6, kita dimungkinkan untuk mengubahnya menjadi 4 x 6. Caranya cukup akses Setting > Homescreen & Lock Screen Magazine > Homescreen Layout.

OS, Antarmuka, dan Security


Tidak hanya bodinya saja yang baru, dari sisi software realme 5i juga sudah mengusung UI terbaru khas pabrikan, yakni ColorOS 6.1 terbaru yang berjalan di atas sistem operasi Android 9 Pie. ColorOS 6.1 terbaru, disebut memiliki desain spasial yang disesuaikan dan mode interaksi layak Stock Android yang secara ekslusif dibuat untuk realme, sehingga dapat menciptakan pengalaman sistem yang sederhana dan mulus bagi pengguna.

Untuk memenuhi kebutuhan desain yang berkualitas, realme 5i disebut menggunakan desain ikon unik dan warna sintetis untuk desain longitudinal, menciptakan pengalaman visual spasial. Selain ikon yang disesuaikan, realme 5i juga mendesain ulang elemen visual pada halaman tingkat pertama seperti wallpaper, lock screen, dan animasi pengisian daya untuk membuat elemen visual keseluruhan lebih spasial, lebih seragam, dan lebih sesuai dengan fitur desain realme.

Kalau mengacu pada fitur yang dibawa, realme 5i relatif masih sama seperti yang diusung para pendahulunya. Di sini kita temui fitur bernama Smart Service yang di dalammnya tercakup fitur antara lain Smart Driving dan Smart Assistant.
Fitur Smart Driving sejatinya adalah sebuah sistem yang akan secara otomatis mengetahui ketika pengguna sedang berkendara dengan mendeteksi perangkat yang terhubung dengan Bluetooth car kit. Ketika diaktifkan, perangkat akan mendukung mode Do Not Disturb saat ada telepon atau aplikasi messenger untuk keamanan saat berkendara. Fitur ini bisa ditemui dengan mengakses Setting > Smart Service > Smart Driving.

Selain itu juga ada fasilitas bernama APP Management, Clone Apps, Game Space, Game Center, dan App Split-Screen. Sedikit mengenal Game Space, fitur ini bermanfaat bagi pengguna yang suka main game, di mana dengannya pengguna dimungkinkan untuk memilih notifikasi apa saya yang diabaikan ketika sedang bermain game.

ColorOS 6.1 yang tertanam di realme 5i juga menyertakan fitur menarik Dark Mode. Fitur baru ini menghadirkan planet warna yang lebih gelap untuk aplikasi dan sistem operasi, membantu pengguna untuk kenyamanan mata dan fokus dengan lebih baik dengan konten latar depan yang lebih hidup serta menonjol dengan latar belakang yang lebih gelap.


Fasilitas lain yang juga cukup menarik adalah Google Digital Wellbeing & Parental Controls. Fasilitas Google Digital Wellbeing memungkinkan kita untuk melacak aplikasi yang kita gunakan dan menemukan keseimbangan yang paling sesuai. Sementara dengan fitur Parental Controls, kita bisa membatasi apa saja yang bisa diakses buah hati ketika berselancara di dunia maya.

Dari sisi keamanan, relame 5i pun sudah memadai. Tidak hanya disuguhkan fitur keamanan standar bawaan sistem operasinya saja, seperti yang tercakup di menu Setting > Security yang di dalamnya terdapat sejumlah fasilitas. Diantaranya fitur keamanan berbasis biometrik, seperti pemindai sidik jari dan face unlock. Berdasar pengalaman menggunakannya, kedua fitur keamanan biometrik ini memiliki kinerja dan respon yang sangat baik. Untuk menggunakan fasilitas ini, kita bisa menuju ke menu Setting > Fingerprint, Face & Passcode.

Quad-Camera 12 MP


Walau dari sisi harga realme 5i relatif miring, smartphone ini sudah mengusung fitur quad-camera belakang. Sontak, urusan fotografi merupakan salah satu fitur menarik yang ditawarkan smartphone apik ini.

Soal komposisi yang ditawarkan, fitur quad-camera realme 5i terdiri dari sensor 12 MP dengan bukaan f/1.8 sebagai lensa utamanya yang ditemani dengan tiga sensor lain, masing-masing 8 MP f/2.25 (ultrawide), lalu ada sensor 2 MP f/2.4 (macro camera), dan 2 MP f/2.4 (depth sensor).

Sebagaimana tertulis, keempat sensor kamera di realme 5i memiliki fungsi sesuai peruntukannya. Misalnya, lensa utama 12 MP dengan bukaan besar yang bisa diandalkan untuk memotret gambar pada kondisi cahaya minim. Dengan aparture besar f/1.8 dan area single-pixel ultra-besar 1,25um, sensor 12 MP di realme 5i bisa menyerap cahaya dan membuat hasil bidikan lebih jernih serta lebih cerah. Selain itu, realme 5i juga mendukung PDAF yang membuat fokus lebih cepat dan tepat.

Beralih ke sensor 8 MP f/2.25 (ultra-wide) yang memiliki kemampuan untuk mengambil foto ultra-wide 119 derajat, yang dapat menangkap foto 4x lebih luas. Sensor ini bermanfaat untuk mengambil foto pemandangan, bangunan, foto grup, dan sebagainya. Cukup beralih ke mode ultra-wide, kita sudah bisa mendapatkan foto wide angle. Sensor wide-angle realme 5i disebut memiliki algoritma kalibrasi distorsi yang dikostumisasi oleh realme untuk memecahkan distorsi pada foto ultra-wide angle tradisional, membuat foto-foto bidang lebar lebih nyata dan menakjubkan.

Untuk mengambil foto makro diwakili oleh sensor 2 MP f/2.4 ukuran piksel tunggal 1,75 um. Dengan panjang fokus 4cm, pengguna dapat mengambil foto yang lebih jelas dalam jarak yang lebih dekat, dengan mudah menangkap berbagai detail dalam kehidupan.

Adapun untuk mengambil foto dengan efek bokeh perannya diambil oleh sensor 2 MP f/2,4 (depth sensor). Guna memenuhi permintaan pengguna akan fotografi potrait, realme 5i memiliki "sistem filter" tambahan. Kamera utama dibantu oleh fitur lensa yang melihat hitam dan putih, memberikan kemampuan eksposur yang lebih tinggi untuk foto dan meningkatkan kontras antara terang dan gelap gambar. Dalam mode potrait, eksposur, suhu warna, rona, dan parameter lainnya berulang kali disesuaikan dengan baik.

Bila di bagian belakang realme 5i mengusung fitur quad-camera, untuk selfie smartphone ini dibekali kamera depan 8 MP (f/2.0). Seperti smartphone relme lainnya, kamera depan realme 5i tidak menggunakan LED flash untuk pengambilan foto di area minim cahaya. Sebagai gantinya, realme 5i dibekali fitur screen flash yang menggunakan cahaya layar sebagai media untuk meningkatkan pencahayaan. Bila dirasa kurang puas dengan pengaturan default, kita juga dimungkinkan untuk memakai alat bantu berupa mode beautifucation dengan pengaturan AI untuk hasil foto sesuai keinginan.

Tidak terbatas pada sensornya saja, kamera realme 5i juga didukung dengan sejumlah fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk mendapat hasil bidik sesuai keinginan. Yang paling menonjol adalah Super Nightscape 2.0 pada lensa utama 12MP dan lensa ultra-wide angle 8MP. Dalam hal ini realme 5i memanfaatkan inovasi dan keunggulan algoritma pemandangan malam hari, menggabungkan teknologi AI dengan mesin multi-bingkai untuk mengurangi noise, stabilitas genggaman, penekanan highliht dan dynamic range yang ditingkatkan.

Sementara untuk memenuhi permintaan pengguna akan peningkatan warna dan gaya gambar, realme 5i dilengkapi dengan efek fotografi ChromaBoost. Mesin AI mengenali informasi adegan dan ketapatan gambar, mengembalikan detail nyata, kecerahan dan warna yang dilihat oleh mata manusia melalui model visual manusia yang uni, dan memolesnya. Algoritma pemetaan warna level piksel kemudian digunakan untuk merekonstruksi gambar yang lebih jelas dan lebih bertekstur. Dengan kata lain, fitur tersebut menambah dimensi dan vitalitas pada gambar sambil memastikan pengaturan gambar yang sempurna saat dilihat mata manusia, sehingga gambar terlihat intuitif.

Dengan Fasilitas kamera utama yang diberikan, realme 5i bisa digunakan untuk mengambil foto dengan berbagai mode yang kita sukai. Kualitas hasil bidikan kameranya juga sangat memuaskan, baik digunakan di luar ruangan ataupun dalam ruangan dalam keadaan cahaya terang maupun minim cahaya. Pun untuk mengambil foto suasana malam yang menarik, hal ini bisa dilakukan berkat fitur Super Nightscape 2.0 yang dimilikinya.

Tidak hanya untuk mengambil foto, untuk pengambilan gambar bergerak (video), kamera smartphone ini juga sudah mendukung hingga resolusi 4K yang didukung dengan Electric Image Stabilization (EIS). Begitupun dengan video slo-mo, kamera realtime 5i juga bisa merekam video gerakan lambat.

Snapdragon 665


realme 5i memang tidak mengusung prosesor kasta tertinggi, tetapi di segmennya, dapur pacu yang ditanamkan smartphone ini sudah didukung dengan prosesor dengan kinerja kuat. Yup, seperti tertulis dari lembar spesifikasinya, realme 5i didukung dengan chipset Qualcomm Snapdragon 665 yang dibuat dengan proses farikasi 11nm.

Sementara dukungan grafis Adreno 610 meberikan kualitas gambar yang baik sekaligus memberikan pengalaman gaming yang sangat baik berdasarkan frame yang halus. Pengoperasian yang cepat, suara surround, dan gambar asli HD.

Selain prosesor, di dalam bodi realme 5i juga tertanam RAM 4 GB dan memori internal berkapasitas 64 GB. Bila dianggap kurang, untuk memperluas penyimpanan data kita bisa memanfaatkan slot kartu microSD yang bisa menampung data tambahan hingga 256 GB dengan slot tersendiri.

Dengan dukungan spesifikasi hardware yang dimilikinya membuat semua fasilitas yang dibawah smartphone dapat berjalan dengan sangat baik. Tidak hanya andal untuk digunakan pada aktivitas pengguna yang relatif standar, untuk aktivitas berat, seperti bermain game kelas HD, kinerja yang diberikan realme 5i sangat mulus alias lancar jaya.


Kinerja apik realme 5i juga terlihat dari skor benchmark yang diperolehnya. Di mana ketika dilakukan uji benchmark menggunakan AnTuTu, skor realme 5i berada di angka 173737. Sementara dengan software Geekbench skor realme 5i ada di kisaran 313 untuk single-core dan 1387 untuk uji multi core. Pada uji kinerja grafis, dengan menggunakan software benchmark 3D Mark skor yang dicetak realme 5i mencapai angka 1087 untuk Sling Shot Extreme - OpenGL ES 3.1 dan 1054 poin untuk Sling Shot Extreme - Vulkan.

Kelebihan lain dari realme 5i juga datang dari sektor penyuplai daya. Dalam hal ini realme 5i dilengkapi dengan baterai berkapasitas 5000 mAh. Tidak hanya besar, baterai realme 5i juga didukung dengan fitur Al freeze, yang bisa memperkirakan aplikasi yang tidak dapat digunakan oleh pengguna dalam jangka waktu yang lama. Aplikasi tersebut akan dengan cepat dibekukan dan dinonatktifkan untuk menghemat daya dan membawa kinerja baterai ke tingkat yang baru.

Kesimpulan

Langsung saja, bagi yang mengidamkan smartphone quad-camera namun dengan harga yang masuk akal, realme 5i bisa menjadi jawabannya.

Pun, bila masing dianggap kurang, realme 5i juga masih memiliki sederet hal menawan yang membuatnya pantas menjadi salah satu bidikan Anda di kelasnya. Dari sisi desain realme 5i memiliki tampilan menarik dengan pola desain baru, Sunrise Design, sementara dukungan spesifikasi hardware-nya juga tidak kalah ciamik, Snapdragon 665. Belum lagi kapasitas baterainya yang sebesar 5000 mAh, yang sudha barang tentu menjadi kelebihan lain dari smartphone anyar ini. Label "Quad-Camera Battery King" sangat cocok disematkan pada realme 5i ini.

Tambahan lainnya adalah realme 5i sangat pas dipasangkan dengan realme Buds Air yang juga baru diluncurkan. Dukungan perangkat audio mumpuni seperti realme Buds Air akan menambah pengalaman menggunakan realme 5i. Ingat! Keputusan akhir tetap di tangan Anda.
Selengkapnya → Tes Realme 5i | Desain | Layar 6.5 Inci "Mini Drop" | OS, Antarmuka, dan Security | Quad-Camera 12 MP | Snapdragon 665

Ketika 5G Diharapkan Bisa Mendorong Penjualan Perangkat | Pasar PC Global Bakal Terus Menurun

Ketika 5G Diharapkan Bisa Mendorong Penjualan Perangkat

Secara umum pengiriman perangkat komputasi termasuk smartphone, PC dan Laptop belakangan ini cenderung turun. Meskipun sempat naik pada kuartal tertentu tetapi prosentasenya sangat tipis. Misalnya saja pengiriman smartphone yang hanya mengalami kenaikan 1% pada kuartal ketiga 2019, mengacu pada data yang dikeluarkan perusahaan analisa pasar Canalys.

Pada kuartal ketiga 2019 lalu, IDC dan Gartner juga mencatat kenaikan pengiriman perangkat untuk PC. Sekali lagi, angkanya tidak banyak, berkisar antara 1-3% saja. Meskipun demikian, kenaikan pengiriman PC tersebut bisa dianggap sebuah prestasi. Sebab selama enam tahun terakhir pengiriman PC terus menurun.
Lalu bagaimana dengan pengiriman perangkat di tahun ini?
Nah belum lama ini Gartner merilis perkiraan global tahunan. Menurut Gartner, tahun ini masih cukup cerah. Meskipun, tahun mendatang atau 2021, kondisinya diperkirakan akan kembali memburuk.

Tahun ini menurut Gartner akan terjadi lonjakan berkat hadirnya teknologi 5G dan akan menghasilkan total pengiriman 2,16 miliar unit - perangkat yang mencakup PC, Ponsel, jam pintar, dan semua perangkat komputasi. Prediksinya naik tipis 0,9% dibandingkan tahun 2019.

Meskipun terbilang kecil, tapi itu termasuk hal yang patut dipuji sebab tahun-tahun sebelumnya para produsen perangkat keras telah berjuang untuk bertahan dari penurunan, termasuk untuk membuat ponsel.

Penurunan tersebut umumnya disebabkan siklus pembaruan perangkat yang kini lebih lama serta tingkat kepemilikan perangkat yang kini sudah lebih massive di pasar utama. Untuk PC, perangkat ini dinilai sedang mengalami penurunan tren sebab banyak orang yang lebih memilih membeli smartphone karena ukurannya yang lebih kecil dengan fitur yang lebih pintar.

Seperti dilansir Tehcrunch (21/1), tahun lalu Gartner sempat merevisi prediksi pengiriman perangkat pada 2019 setidaknya tiga kali, mulai dari "datar" dan akhirnya gartner memprediksi empat persen dengan pengiriman 2,15 miliar unit, jumlah terendah sejak 2010.

"2020 akan menyaksikan sedikit pemulihan pasar," Tulis Ranjit Atwal, Direktur Senior Riset di Gartner seperti yang dikutip oleh majalah PULSA dari laman resmi Gartner. "Peningkatan ketersediaan handset 5G akan mendorong penggantian ponsel, yang akan menyebabkan pengiriman perangkat global kembali ke pertumbuhan pada tahun 2020," Lanjut Ranjit.
Perlu kami ingatkan bahwa pengiriman tidak secara langsung bisa disamakan dengan penjualan, tetapi bisa digunakan sebagai penanda berapa banyak perangkat yang dipesan dalam jalur penjualan di masa mendatang.

Prediksi Gartner pasar ponsel akan tumbuh sebesar 1,7% pada tahun 2020 ini. Sementara itu menurut catatan Gartner pengiriman smartphone melemah pada tahun 2019 dengan penurunan 2% dari tahun ke tahun, tetapi diperkirakan akan umbuh pada tahun 2020, khususnya di Cina dan pasar negara berkembang di Asia / Pasiffik.

Gartner memperkirakan bahwa model 5G akan meraup 12% dari pengiriman ponsel pada tahun ini, dan akan mencapai 43% pada tahun 2022, Gartner memperkirakan peningkatan adopsi ponsel 5G karena penurunan harga cakupan layanan 5G yang semakin meningkat dan pengguna memiliki lebih baik pengalaman dengan ponsel 5G.

Pasar akan mengalami peningkatan lebih lanjut pada tahun 2023, ketika handset 5G akan mencapai lebih dari 50% dari pengiriman ponsel, kata Ranjit.

Pasar PC Global Bakal Terus Menurun

Berbeda dengan ponsel, pasar perangkat PC diprediksi akan terus mengalami penurunan. Meskipun pada tahun 2019 sempat mengalami pertumbuhan, pengiriman PC masih diperkirakan akan menurun pada tahun 2020 dan tahun-tahun berikutnya. Setelah melewati 2020, pasar ini akan terpengaruh oleh akhir migrasi ke Windows 10.

Gartner menyebut bahwa setelah tiga tahun pertumbuhan di pasar PC profesional, tingkat penggatian akan menurun. Namun, akan ada peluang untuk penggantian PC profesional hingga 2020. Misalnya langkah Pemerintah Cina yang meluncurkan inisiatif "PC yang aman dan handal" yang diproduksi lokal, yang terhenti pada 2019, tetapi inisiatif semacam itu seharusnya bakal mendapatkan momentum pada 2020.

Selain itu, ada tren upgrade dari sektor UMKM diseluruh wilayah yang bakal muncul menyikapi penghentian dukungan Windows 7 pada 14 Januari 2020 lalu. Gartner memperkirakan bahwa satu miliar PC akan bermigrasi ke Windows 10 hingga 2020 atau sekitar 80% dari semua PC yang digunakan.

"Masa depan pasar PC tidak dapat diprediksi karena tidak akan ada Windows 11. Sebaliknya, Windows 10 akan ditingkatkan secara sistematis melalui pembaruan rutin," kata Ranjit. "Akibatnya, puncak siklus peningkatan perangkat PC yang didorong oleh ugrade OS Windoes akan berakhir,".

Samsung Berhasil Mendistribusikan 6,7 Juta Smartphone 5G

Prediksi Gartner yang menyebutkan bahwa pertumbuhan perangkat khususnya smartphone akan terjadi di tahun ini bisa jadi benar. Setidaknya, ini bisa dilihat dari laporan Samsung yang berhasil mengirimkan 6,7 juta smartphone 5G di pasar global pada tahun 2019.

Dikutip dari siaran pers Samsung, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu melaporkan keberhasilannya mendistribusikan 6,7 juta smartphone Galaxy 5G. Pada November 2019, Samsung menyumbang 53,9% pasar smartphone 5G global dan memimpin industri lewat lima perangkat Galaxy S10 5G yang dirilis secara global, termasuk Galaxy A90 5G baru diluncurkan, dan Galaxy Fold 5G.

"Konsumen tidak sabar untuk menikmati 5G dan kami bangga menawarkan beragam perangkat yang memberikan pengalaman 5G terbaik," kata TM Roh, Presiden dan Kepala Riset dan Pengembangan di Divisi Komunikasi IT & Mobile, Samsung Electronics. "Untuk Samsung, 2020 akan menjadi tahun Galaxy 5G dan kami senang membawa 5G ke kategori perangkat yang lebih banyak dan memperkenalkan orang-orang ke pengalaman selulur yang mereka tidak pernah berpikir mungkin," tambahnya.
"5G smartphone berkontribusi 1% dari penjualan smartphone global pada 2019. Namun, 2020 akan menjadi tahun kenaikan, smartphone 5G siap tumbuh 41,687% dengan kontribusi naik menjadi 18% dari total volume penjualan smartphone global," kata, Neil Shah, Wakil President Riset di Counterpoint Research.

Lebih lanjut, Mr. Shah, menambahkan, "Samsung telah menjadi salah satu pemain terkemuka yang mengkatalisasi pengembangan pasar 5G edge to edge dari kontribusi standar 3GPP, semikonduktor, perangkat seluler hingga peralatan jaringan.

Dengan peluang pertumbuhan 5G yang luar biasa, Samsung, selama dekade berikutnya, berada dalam posisi yang bagus untuk memanfaatkannya dengan berinvestasi lebih lanjut dan membangun keunggulan dan momentum awal."

Menurut Samsung, pada tahun 2020, kemajuan ini akan memberi lebih banyak orang akses ke pengalaman seluler baru yang mengubah cara mereka menonton dan berinteraksi dengan film, TV dan olahraga, bermain game dan berbicara dengan teman dan keluarga.

Dikutip dari PULSA
Selengkapnya → Ketika 5G Diharapkan Bisa Mendorong Penjualan Perangkat | Pasar PC Global Bakal Terus Menurun