Nov 1, 2015

Sejarah Perkembangan Radio dari Tahun 1888 sampai dengan 1960

Sejarah Perkembangan Radio dari Tahun 1888 sampai dengan 1960 sebagai lanjutan dari artikel sebelumnya Perkembangan Teknologi Radio. Pada tahun 1800-an orang hanya dapat berkomunikasi dengan menggunakan telegraf dan telepon.
Tahun 1857-1894, Heinrich Rudolf Hertz seorang ahli fisika melakukan penelitian tentang gelombang radio di Jerman. Penelitian tersebut mengenai aliran listrik yang dapat menimbulkan gelombang radio dan dapat merambat ke berbagai daerah. Nama Heinrich R. Hertz diabadikan sebagai satuan frekuensi, yaitu Hertz (Hz). Tanggal 12 Desember 1901, Guglielmo Marconi melakukan penelitan mengenai gelombang radio dengan mengirimkan sinyal radio dari Corn well Inggris ke New Foundland Kanada.

Berikut ini uraian sejarah perkembangan radio.
  1. Penemuan radio diawali dengan ditulisnya risalah tentang gelombang elektromagnetik oleh JamesClark Maxwell.
  2. Tahun 1888 Heinrich Rudolf Hertz melakukan percobaan dengan gelombang radio untuk pertama kalinya. 
  3. Tahun 1895 Marconi menyiarkan huruf "S" dengan kode morse melalui gelombang elektromagnetik. 
  4. Tahun 1901 Marconi kembali menyiarkan huruf "S" melalui Samudra Atlantik dari Inggris ke New Foundland di Kanada. 
  5. Tahun 1904 Reginald A. Fessender menyiarkan suara melalui radio. 
  6. Tahun 1904 John A. Fleming menciptakan tabung hampa udara untuk mendeteksi gelombang radio. 
  7. Tahun 1907 Lee DeForest menciptakan tabung suara untuk memperkuat sinyal radio. 
  8. Tahun 1910 Lee De Forest membuat program radio untuk Metropolitan Opera House di New Tork City. 
  9. Tahun 1916 untuk pertama kalinya Amerika mendirikan perusahaan radio di Pittsbrugh yang diberi nama stasiun radio KDKA. 
  10. Tahun 1920 stasiun WWJ mengudara secara regular di Detroit. 
  11. Tahun 1921 stasiun WBZ berdiri di Springfield Massachusetts, WJZ di New york City, dan WGY di Schenectady. 
  12. Tahun 1922 stasiun radio terkenal berdiri yang diberi nama British Broadcasting Corporation (BBC). 
  13. Tahun 1928 dikenalkan DAB (Digital Audio Broadcasting), yaitu sebuah sistem yang dapat mengkonversikan suara dalam bentuk kode-kode digital sebelum ditransmisikan. Kelebihan DAB adalah mampu membawa berbagai macam sinyal. Program radio dapat disertai dengan gambar, teks, dan data-data lainnya. Dalam perkembangannya, DAB kemudian dimanfaatkan dalam jaringan komputer. 
  14. Tahun 1933 Edwin Howard Armstrong mulai memperkenalkan sistem pemancar radio FM (Frequency Modulation). Sistem ini memiliki kelebihan, yaitu dapat memberikan suara lebih jernih meskipun cuaca sedang buruk. Sistem tersebut menggunakan sebuah gelombang tunggal yang membawa dua sinyal radio. Teknik tersebut dikenal dengan istilah multiplexing. Dengan menggunakan teknik ini memungkinkan suara stereo dihasilkan. 
  15. Tahun 1940 stasiun radio FM didirikan untuk pertama kalinya di Apine, New Jersey, Amerika Serikat. 
  16. Awal tahun 1960-an sistem penyiaran radio FM mulai mendominasi. Selain itu, sistem penyiaran FM juga digunakan untuk berkomunikasi ke luar angkasa.